Persiapan pernikahan di rumah bisa jadi seru sekaligus sedikit overwhelming, tapi dengan jadwal yang terstruktur, semuanya bisa berjalan lancar. Di bulan terakhir, fokusnya adalah memastikan semua detail sudah rapi, dari dekorasi, makanan, sampai urusan administratif. Minggu pertama biasanya dipakai untuk finalisasi tamu undangan dan konfirmasi kehadiran. Jangan lupa cek lagi daftar belanja kebutuhan acara, seperti bahan untuk dekorasi DIY atau perlengkapan makan. Kalau ada vendor yang perlu dihubungi, pastikan kontrak dan jadwal mereka sudah jelas.
Minggu kedua waktunya untuk mulai menyiapkan dekorasi utama. Kalau mau bikin sendiri, bagi tugas dengan keluarga atau teman biar lebih ringan. Coba tes tata ruang di rumah—atur kursi, meja, dan spot foto biar pas di hari-H. Sekalian cek sound system atau playlist musik yang mau dipakai. Sambil santai, bisa juga mulai packing baju pengantin dan aksesoris biar nggak buru-buru last minute.
Di minggu ketiga, prioritaskan urusan catering atau menu homemade. Kalau masak sendiri, buat timeline masak dan bagi tugas dengan orang rumah. Jangan lupa tes rasa dan porsi biar pas. Siapkan juga snack dan minuman untuk tamu yang datang lebih awal. Sekalian confirm lagi dengan fotografer, MC, atau siapa pun yang terlibat di acara. Buat checklist kecil untuk barang-barang penting seperti cincin, buku tamu, atau souvenir.
Seminggu sebelum hari-H, waktunya running simulation. Coba jalanin acara dari awal sampai akhir biar ketauan ada yang kurang. Pastikan semua outfit sudah ready, termasuk cadangan buat jaga-jaga. Bersihkan rumah secara menyeluruh, terutama area yang bakal dipake untuk acara. Terakhir, siapkan mental dan fisik—minum air putih cukup, tidur yang baik, dan tetap santai. Nikmati prosesnya karena ini adalah momen spesial sebelum big day!