Pendekar Pedang Naga
Di sana, para pengikut sekte hitam tengah menyelesaikan ritual terlarang: membangkitkan naga kuno, makhluk yang konon mampu menghancurkan peradaban dalam satu hembusan napas.
Namun sebelum mereka bisa bergerak lebih jauh, sosok Kalajengking Merah kembali muncul dari bayangannya—lebih besar, lebih cepat, dan lebih sulit untuk disentuh. Setiap serangan dari Kael hanya menembus tubuh semu itu, dan bahkan pedang emas Arsel tak lagi mampu menandai kulit keras makhluk tersebut.
"Hampir tidak ada celah," desis Kael, nafasnya berat. "Dia makin kuat… seolah menyerap kekuatan dari altar itu."