Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir
Ia membuka pintu pelan, lalu matanya langsung membelalak.
Amora berdiri di depan cermin, wajahnya sudah cantik sempurna. Begitu anggun, begitu mempesona, bahkan Yurika hampir tak bisa berkata-kata. Amora terlihat bak boneka Jepang yang hidup dan nyata. Mata yang teduh, bibir yang mungil, kulit yang bercahaya.
Yurika menahan napas sejenak, lalu mendekat dengan tatapan penuh haru. “Sayang, kamu cantik sekali. Mami sampai nggak percaya sebentar lagi kamu akan jadi pengantin.”