Pelayan Ibu Tiri dan Dua Putri Cantiknya
Desain interiornya didominasi warna emas dan putih dengan kaca-kaca besar.
"Ayo turun," ajak Nikita.
"Saya tunggu di mobil saja, Bu."
"Tidak. Kamu harus ikut masuk," paksa Nikita sambil menarik tanganku.
Begitu masuk, aroma terapi dan sejuknya AC menyambut kami. Beberapa pegawai salon langsung menghampiri dengan ramah.
Rupanya, bukan Nikita yang ingin melakukan perawatan, melainkan aku.
Nikita menyerahkanku pada seorang hairstylist pria yang gayanya seperti perempuan.