Terjerat Gairah Pembantu Cantik
"Nggak usah khawatir! Apapun hasilnya nanti, bapak udah bangga banget sama kamu. Lagipula, semuanya kan berproses. Jadi anggap aja semua itu sebagai pelajaran."
"Makasih Pak. Saya jadi lega dengernya."
Pak Wijaya menganggukkan kepalanya sebelum mengeluarkan sesuatu dari kantongnya. "Pakai itu!"
Jean terperangah saat Pak Wijaya menyerahkan blackcart dan diberikan kepada Jean. "I- ini... buat apa, Pak?"
"Kamu pakai aja buat belanja. Baju, jas, sepatu, semua kebutuhan kamu buat acara minggu depan, kamu beli aja pakai uang itu."