ISTRI BARU MANTAN SUAMIKU
Juga melihat bagaimana dia memperlakukanku Mama dengan penuh cinta, selalu membuatku ingin memiliki pendamping seperti Papa.
"Naura, astaga. Berhentilah bersikap seolah kau orang lain." Arsen gemas melihatku hanya mematung. Dia bangkit dari duduknya dan menarik tanganku, menuangkan teh lemon hangat dari dalam teko ke gelas kosong dan memberikannya padaku.
"Minum." Perintahnya. Adit hanya nyengir melihat kelakuan saudara kembarnya.
Ah, kemarin kemarin, aku masih dengan bangga mengakui pada dunia, bahwa aku punya saudara kembar yang ganteng-ganteng. Tapi kini, rasanya aku malu sekali.
Chapitres populaires