Ada Apa dengan Bia?
“Ya? Ada apa, Bi?”
Bia diam sejenak dan terlihat menunduk. Sepertinya ia sedang ragu-ragu ingin mengatakan sesuatu. “Ini terakhir kali aku bonceng kamu, ya,” ucapnya. Ia kembali terdiam. “Besok-besok jangan paksa aku lagi buat berangkat atau pulang bareng kamu lagi.”
Aku mengerutkan kening, mendengar ucapan Bia yang tiba-tiba itu. Apa tadi Bia tersinggung karena kutarik tangannya secara paksa? “Maaf Bi, kalau tadi aku paksa kamu.”
ตอนยอดนิยม