Dikira Miskin Saat Pulang Kampung
"Apa ini beneran cinta? Yang aku tau, dulu aku sangat kehilangan saat Mas Bagas mengenalmu, bahkan aku mati-matian ingin memilikinya tidak peduli dengan konsekuensi dari semua perbuatan buruk yang aku lakukan. Tapi setelah bertemu Mas Tirta ... aku seperti merelakan waktu berjalan sebagaimana mestinya. Rindu memang ada, bahkan sekarang aku sangat rindu karena dia tidak kunjung kembali dari Jakarta, tapi ... ini berbeda dari yang pernah aku rasakan pada Mas Bagas dulu, Anita. Kamu mengerti kan maksutku?"
Anita mengangguk-angguk paham. Dia tersenyum samar saat Sea menceritakan bagaimana terobsesinya wanita itu pada Bagas, sepupunya sendiri. "Begitulah cinta, Se. Sekarang kamu bisa kan membedak
الفصول الرائجة