Istri yang Kau Sia-siakan, Dilamar CEO Tampan
"Menjadi pelayan itu lebih terhormat di mata Allah, Pak. Biarpun gajinya kecil yang penting halal. Daripada menjadi seorang pelacur, mungkin uangnya banyak, tapi sebenarnya menjadi pelacur adalah perkejaan paling hina di dunia sampai akherat."
Mendengar itu, tangan Diaz yang akan mengambil makanan terhenti seketika, dia menatap wanita itu dengan sorot tak biasa. sialan, baru mau kutawarkan lagi menjadi wanitaku, sudah langsung di-ulti seperti ini!
"Menjadi wanitaku itu bukan pelacur, pelacur itu pekerjaannya melayani banyak lelaki, tapi kamu cuma melayani aku saja, mana bisa disebut pelacur."