SUAMIKU MENIKAH LAGI DIAM-DIAM
kataku.
"Iya, Ma. Mama capek ya! Eza pijitin ya, Ma!" Ia langsung meraih punggungku.
"Alhamdulillah makasih ya, Za. Mama seneng hari ini," ucapku.
"Ma, kapan Papa pulang?" tanya Reza. Wajahnya mendongak ke depan.
"Hmm ... sepertinya Papa nggak bakal pulang, Za. Papa ada kerjaan lain yang nggak memungkinkan Papa untuk pulang," jawabku. Aku langsung mencium pipinya yang chubby.