Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AMPLOP LEBARAN

AMPLOP LEBARAN

Dia memang sangat menyayangi keponakannya. “Mau minum apa? Teh atau ...” “Enggak usah, Mbak! Aku cuma sebentar kok,” Kemudian Vita duduk di sofa, berhadapan dengan tamunya. Doni mengambil dompet, membuka lalu mengeluarkan amplop dari dalam. Diletakkan benda tipis itu di atas meja, persis di depan Vita. “Ini buat jajan Kesya, Mbak,”
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai apa lo
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

' batin Ali menahan agar matanya tak berkaca-kaca. "Kita akan ketemu mama, setelah beli permen strobery yang banyak," ucap Marko menyentuh kepala Arimbi yang berpikir keras, seolah itu adalah hal yang sangat berat. Menimbang-nimbang antara sang mama dan makanan kesukaannya. Lolipop stroberry. "Thanks, Ko." ucap Ali tanpa suara pada marko yang mengangguk. "Always, cinta," bisik Marko.
9.79.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai apa lo
Baca
+Pustaka
Alverez

Alverez

Tapi tak pernah cukup kuat untuk melawannya. “Aku tak butuh perang lagi,” kata si pria tua. “Aku datang untuk menghapus nama ini dari sejarah. Kalian semua bebas… tapi juga harus bertanggung jawab.” Dia mengeluarkan satu kertas warisan. “Alverez dibubarkan malam ini. Seluruh aset akan disita. Seluruh operasi dihentikan.” Clara mendekat, berdiri di samping Adrian dan Andre. “Apa yang akan terjadi setelah ini?”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai apa lo
Baca
+Pustaka
Ralp

Ralp

Lalu panggilan kuhentikan. *** “Aku mendengarmu.” Wendi muncul dari balik pintu kamar Ralp. Untung saja dia sudah selesai mengenakan celana dan menggenggam kunci mobilnya. “Kau tak puas dan meninggalkan begitu saja baumu?” Ralp menyeringai namun tak peduli. “Bye, Wendi!” “Dia bahkan tak menganggapku wanita.” Wendi sebenarnya bukan siapa-siapa Ralp. Mereka hanya sepasang vampire buatan yang tinggal di Indonesia. Mereka sama-sama anak jalanan yang dipaksa menjadi vampire dan saling bergantung.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai apa lo
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

tanya Bintang pada pemilik warung saat dirinya tidak melihat adanya Ocin “Toilet Den,” jawab bapak pemilik warung lantas kembali masuk ke dalam. “Cie... baru bertemu tadi pagi, sudah kangen saja sama si Babu,” ledek Toni. “Sembarangan! Gue takutnya dia balik lagi ke rumah atau nekat masuk kelas,” terka Bintang kemudian mulai menyantap sarapannya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai apa lo
Baca
+Pustaka
ALVAREZ

ALVAREZ

Athena, Alvarez is coming! ⛓⛓⛓
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai apa lo
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Harun melemparnya dengan bantal yang sudah komar-kamir. “Tapi perkorone podo, Run” Di lempar lagi bantal itu kewajah Harun. Wajahnya kesal bukan karena di lepar bantal yang sudah komar-kamir melainkan di panggilnya Sodron. Dalam bahasa Jawa, nama Sodron berarti orang yang kurang waras, namun bukan gila. “Wes, kae lho tak gawakne jajan seko emak.” Ia bangkit dan mengambil surat-surat yang betengger di meja. Di masukkan ke dalam laci bawah lemari.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai apa lo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status