(Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan
tanya Abra polos.
“Kok nggak pulang sih!” Serayu berusaha menjauh, tanpa sadar menciptakan ruang untuk Abra.
“Saya pikir kamu langsung tidur. Kalau begitu, minum obatnya dulu, ya,” ujar Abra tenang, menurunkan kakinya dan duduk di pinggir ranjang. Ia meraih bungkusan obat, menjelaskan kalau ia menambahkan satu jenis obat dan vitamin, lalu menyerahkannya pada Serayu. Meski mendengus kesal, Serayu tetap meminum semua obat yang disiapkan lelaki itu. Lalu dengan kasar, ia menerima botol minum pemberian Abra. “Tidurlah,” kata Abra lembut.