Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Love You, My Pilot Husband

Love You, My Pilot Husband

kata gua lagi Setelah kami selesai makan, kami bertiga langsung kembali kerumah karena ada acara yang kami datangi… yaaa seperti acara ulang tahun temen sekolah smp kami dulu. Sampai di rumah dan mereka berdua juga ada dirumah gue lantaran orang tua mereka lagi di luar negri makanya mereka di rumah gue. “Je, Mama lu mana kok nggak ada dirumah" tanya sih Adel “Mama gue udah balik ke amrik, jadinya nggak ada dirumah” jawab gue “Ohh gitu, ohiya jam berapa kita ke acara teman smp kita” ucap Adel
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

Adit Setelah Adit kembali bermain basket bersama teman-temannya. Irine membuka suara, "Apa orangtua kamu sudah tahu tentang hal ini?". Aku hanya menggelengkan kepala. "Mana handpone kami, telpon orangtua kamu sekarang!" Ida menjulurkan tangannya kepadaku. Lagi-lagi aku menggelengkan kepala, "aku gak bawa, tadi pagi buru-buru jadi lupa, buku aja aku gak bawa." Jawabku dengan suara yang lebih tenang.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

“Kok lo malah ngomong gitu sih? Bukannya kita udah pernah bahas ini, ya? Gue pikir lo udah gak masalah sama hal ini.” “Udahlah, gue capek. Mau pulang.” *** “Ngapain ke sini?” ketus Tata ketika Vian datang ke rumahnya. “Mau ketemu adek gue lah.” “Baru ingat kalau punya adek? Ingatannya baru balik?” sindir Tata. Vian segera menarik Tata ke dalam pelukannya. “Maafin kakakmu ini ya adekku yang paling bawel.”
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

yang mengambil langkah keliru, ia tetap mengajak Kakek Abian untuk bertanding kembali esok hari. Kakek Abian menyanggupi, lalu meninggalkan meja permainan. Tak lama, tempatnya langsung digantikan orang lain. Agatha pun berpamitan kepada para wanita tua yang duduk di dekatnya, kemudian beranjak pergi. Dalam perjalanan pulang, ia melewati sebuah toko serba ada yang menjual apel, pisang, dan pir kuning.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

Bab 60 Love is not controlling Pagi - pagi, Tita sangat gusar, Adit tidak bisa dihubungi sama sekali. Mulut perempuan itu terkatup rapat. Di depannya ada roti dengan irisan alpukat dan kopi hitam yang dingin sejak tadi. Ia tidak menyentuhnya sama sekali. "Kacau semua, kacau!" Gerutuan tak jelas keluar dari mulut Tita. Tangannya meremas - remas tissue hingga hancur.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 585 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Kuceraikan Suamiku, Kunikahi Pengacaramu

Kuceraikan Suamiku, Kunikahi Pengacaramu

sapa Sagara. [“Di mana bro? Jadi kumpul gak nih? Masak pulang ke indo gak mau mampir dulu?”] “Waduh penginnya sih mampir bro, tetapi gue lagi ada urusan nih.” Terdengar desahan kecewa dari balik sambungan telepon. [“Wahh sayang banget ya, padahal hari ini sekalian perayaan hari jadi perusahaan bokap gue loh. Beneran gak bisa datang nih? Usahain lah Bro, ntar juga ada si Aidan kok.”]
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 435 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Belaian Sopir Membuat Nyonya Ketagihan

Belaian Sopir Membuat Nyonya Ketagihan

tanya Papa Ammar sambil memperhatikan pakaian yang dikenakan Atta, yang tampak berbeda dari saat dia pamit berangkat kerja kemarin. "Hapeku lobet, Pa. Maaf ya... jadi aku nggak ngasih kabar," Atta terpaksa berbohong. Sebenarnya dia lupa waktu sepenuhnya karena terlalu larut dalam kebersamaan dengan Felly. Lalu dia menoleh ke arah perempuan yang duduk di kursi kecil di samping ranjang. "Bu Mayang kapan datang? Apa sudah lama di sini?"
9.748.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Hancur Karena Notifikasi M-banking

Hancur Karena Notifikasi M-banking

tanya ibu ketika aku tidak fokus. Seketika aku menatapnya, lalu tersenyum tipis. “Em … tidak kenapa-kenapa, Bu. Capek aja,” jawabku asal. “Capek kenapa? Bukannya tadi jalan-jalan sama Adit?”
9.6201.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Before You Leave

Before You Leave

Kata Aya pada diri sendiri. -siang hari tepat pukul 13.00 "Kak Radit, ngapain kesini ?" Tanya Aya. "Beli jajan sama emm ketemu seseorang." Kata Raditya. "Ekhem ekhem, siapa tuhh." Kata Aya. "Lo." Kata Raditya agak pelan. "Gimana kak ?" Tanya Aya. "Gapapa kok, ini jadinya berapa ?" Tanya Raditya.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

“Gerah! Ah gitu aja gak tau. Dasar lambreta.” “Apa tuh lambreta?” “Lambat!” Saipul bangkit berdiri. “Akika pulang ah.” “Kenapa buru-buru pulang?” “Bentar lagi juwanda idrus.” “Apa tuh?” “Hujan deras, monyong!” Apip menggeleng-geleng kepala. Saipul memang sekarang jadi begitu. Bahasanya susah dipahami sejak kejadian musibah gara-gara nonton volley tempo hari.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status