Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Ada apa? ( Enggak, aku cuma kangen sama kamu ) ( Ha, baru dua jam ditinggal udah bilang kangen aja ) ( Memang harus nunggu berapa lama buat bilang kangen sama kamu? ) ( Ya maaf, aku mungkin pulang agak terlambat karena teman-teman mau ngajak makan-makan ) ( Apa pria itu ikut juga? ) ( Pria yang mana )
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Bukan Pengantin Pengganti

Bukan Pengantin Pengganti

"Bagaimana mungkin kamu bisa kenal seorang gadis asli sini, sementara kamu menetap lama di Filipina?" Wanita itu tersenyum lembut dan melangkah menghampiri ranjang menantunya. "Apa yang terjadi, Nak?" "Tidak apa-apa, Mom, hanya kecelakaan kecil," sahut Aira balas tersenyum. "Mommy sangat cemas. Tadi pagi kita sarapan bersama dan kamu terlihat baik-baik saja saat minta izin untuk mengunjungi kantor Athar," ucap wanita itu.
1016.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
720 Jam

720 Jam

tanya Adit hati-hati dari ambang pintu. "Nggak tahu! Pokoknya sekarang baunya aneh! Kalian semua aneh! Rumah ini aneh!" seru Anita dengan mata yang kembali berkaca-kaca. Adit seperti teringat akan sesuatu. "Mbak Tata belum makan ya? Biasanya kalau laper kan emang agak... ya, gitu."
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

“Ya? Ada apa, Bi?” Bia diam sejenak dan terlihat menunduk. Sepertinya ia sedang ragu-ragu ingin mengatakan sesuatu. “Ini terakhir kali aku bonceng kamu, ya,” ucapnya. Ia kembali terdiam. “Besok-besok jangan paksa aku lagi buat berangkat atau pulang bareng kamu lagi.” Aku mengerutkan kening, mendengar ucapan Bia yang tiba-tiba itu. Apa tadi Bia tersinggung karena kutarik tangannya secara paksa? “Maaf Bi, kalau tadi aku paksa kamu.”
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

“Apa, Sayang? Mama dari tadi nyariin kalian lho, tapi nggak ketemu-ketemu. Bukannya kita jadi main petak umpetnya?” “Bener kata Andin, Sayang. Tadi kami cari ku ke mana-mana tapi nggak ada,” ucap Beni tiba-tiba datang bersama Andita. “Beneran, Sayang. Tadi aku ikut main lho sama kalian.” Aku mencoba meyakinkan mereka bahwa aku yakin dengan pembicaraan barusan. “Jadi, tadi Mama main petak umpet sama siapa?” “Siapa lagi yang main petak umpet selain kami, Sayang?”tanya Beni terlihat panik dan penasaran.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Bermain Api dengan Adik Iparku

Bermain Api dengan Adik Iparku

Setelah makan malam, suhunya mulai turun. Jadi, kami kembali ke hotel yang telah kami pesan. Saat melihat kartu remi dan dadu di atas meja, Tania berkata dengan bersemangat, "Ayo kita main permainan minum-minum!" Aku menyahut, "Mau main, ya main saja. Kenapa harus minum-minum?"
20.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Istri Pelampiasan CEO

Istri Pelampiasan CEO

Bahkan mungkin luka batinnya sendiri. “17 Agustus,” jawab Aditya asal. Dia tidak punya pilihan selain menggunakan tanggal yang mudah diingat sebagai patokan. Aditya menyodorkan apel yang baru saja dia kupas dan potong ke Thea, memandang wajah gadis itu yang dia tahu sejak tadi terus menatapnya. “Makanlah! Buah bagus untukmu.”
10139.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai apa tadi
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
Adinasya Mahila
Geng Jangan lupa baca novel baru Na yes judulnya : TERJEBAK GAIRAH PAMAN BILLIONAIRE untuk info GIVE AWAY novel mba Awan dan babang Nic kalian bisa pollow Igeh Na @nasyamahila mamacih MAHAHIYA ......
Penghujung Cerita
Thor cadanganku mending buat Nic mundur seketika buat cari ketenangan jangan pikir apa² itukan yang clound mahu dan keluarganya? kalu aq sih mundur seketika buat tenang kembangkan bisnis pikir kala saja
Baca Semua Ulasan
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Udara terasa pengap meskipun jendela terbuka lebar. "Ayo makan..." Adit berusaha mencairkan suasana dengan senyuman yang dipaksakan. "Sorry Dit..." Tia duduk dengan postur tubuh yang kaku. "Tadi aku nggak kabar-kabar dulu mau ke sini. Aku pikir kamu nggak kemana-mana. Jadi aku bawain makan siang..."
10599.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.2K kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Dasar mental unta! Ya, itu mental unta, minum banyak sebelum berjalan jauh, aku sudah pernah melakukannya. Waktu kami mau pindah ke kota ini aku tebar hutang di tempat lama. Mulai dari kredit panci sampai Kredit HP juga Bank keliling. Baru kami pindah kemari, tak mungkin mereka kejar kami sampai ke sini, berat di ongkos pasti.
1041.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 838 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Mendadak Talak

Mendadak Talak

tanya Andre. “Jangan ngeledek. Sepertinya memang ada masalah di aplikasi. Makanya aku ingat mainan kita dulu. Punya kita kecepatannya luar biasa. Jadi aku ingin pelajari lagi atau makai itu saja kalau nganggur. Tapi kalau sudah dimasukkan, udahlah.” “Sayang sekali. Jadi selama di sana ello nggak pernah otak atik permainan itu lagi?”
1018.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 726 kali sebagai apa tadi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status