Ada beberapa trik sederhana untuk mengenali meteorit yang bisa dilakukan tanpa alat khusus. Pertama, perhatikan beratnya—meteorit cenderung lebih berat daripada batuan biasa karena kandungan logamnya. Pegang batu seukuran kepalan tangan, jika terasa seperti memegang besi padat, bisa jadi itu meteorit.
Kedua, cari tanda 'regmaglypts' atau lekukan seperti bekas jari pada permukaannya. Ini terbentuk saat meteorit meleleh saat masuk atmosfer. Batuan biasa jarang punya tekstur seperti ini. Juga, periksa apakah ada kerak fusion yang gelap dan mengkilap, semacam lapisan tipis hasil pembakaran atmosfer.
Terakhir, tes magnetik pakai magnet kulkas. 90% meteorit mengandung nikel-besi sehingga akan menempel. Tapi hati-hati, beberapa batuan bumi seperti magnetit juga bersifat magnetik, jadi kombinasikan dengan ciri lain.