MENJADI ORANG KEDUA
"Oh, anda pasti lelah menaiki tangga siala- ah, maksud saya anak-anak tangga yang banyak itu Nona Runi. Mari kita duduk dulu."
Ia menarik kursi, mempersilahkan diriku yang menurut duduk.
"Kopi? Ah..! Maaf, anda pasti tak minum kopi, Nona Runi. Saya dengar itu tak baik untuk wanita hamil," ucap wanita yang membuka kulkasnya, mengeluarkan air putih kemasan juga gelas yang ia letakkan di hadapanku.
"Hanya minuman ini yang aman untukmu di tempat ini, nona." Bisiknya dengan suara keras, lalu duduk di kursinya kembali, menyesap sisa kopi sebelum menatapku yang masih belum berucap.
Sikat na Kabanata