Aku Istri yang Tidak Dianggap
Dia akan tetap mendengarkannya hingga aku selesai dan akan menambahkan jika ada informasi yang terlewat dari penyampaianku.
“Tau ih, Mas. Bikin malu aja, sih. Mas gitu aja nangis, kasihan banget Kak Zah punya suami cengeng, ha ha ha,” tegur Arista, si bungsu yang mulutnya sering bicara kotor.
“Terima kasih lho, Ta, kamu selalu bisa bikin mas tengsin setengah mati kayak gini,” ujarku sarkas, membuatnya hany nyengir kuda.