PETAKA REUNI
Lalu, perhatianku tertuju kepada anak kecil yang berlari ke arahku.
“Maaf, Tante. Tante nggak apa-apa, ‘kan?”
Aku kebingungan, menatap ke arah anak ini dan Arsyl yang kini basah kuyup karena terjatuh ke dalam air. Lalu, bola yang mengapung di dekat Arsyl menjelaskan semuanya.
“Maaf, Tante. Aku nggak sengaja.” Bocah yang kutaksir berusia sepuluh tahun itu kembali meminta maaf. Di belakangnya, seorang lelaki menyusul, menghampiriku.