Hasrat Seorang Ipar
kataku kala kami selesai salat dan mengemasi sajadah masing-masing.
“Apa, Yu?” tanya lelaki yang tengah melepaskan peci hitamnya tersebut.
“Tadi, saat salat aku Cuma baca Alfatihah dan Qulhu saja. Itu terus setiap rakaatnya. Selebihnya aku diam karena aku tidak ingat sama bacaannya. Jadi, Tuhan menerima ibadahku tidak?” Kutatap Arifin dengan penuh keseriusan, berharap lelaki itu tak tertawa mendengarkan pertanyaan bodoh ini.