KAU MENDUA AKU PUN SAMA
“Singel pala Lu. Dasar kadal, nggak anteng lihat yang bening. Pergi sana! Cari cewek lain,“ kata Aric, ketus.
“Beneran, kamu pacarnya Aric?“ Bukannya segera pergi, Aldi malah menatapku dan menanyakan kebenaran. Aku hendak menggeleng, tapi Aric menyelanya.
“Lu nggak percaya? Sini, gue kasih buktinya,“ katanya sambil mengeluarkan ponsel.
“I-iya, gue percaya. Galak amat sih Lu,“ gerutu Aldi.
“Ya kali Lu nyari mangsa yang ada pasangannya. Salah sasaran, Lu. Pergi sana! Cari cewek lain,“ kata Aric sambil mendorong tubuh Aldi.
“Iya, iya. Galak amat sih Lu.“ Aldi menyahut sambil beranjak menjauh dari hadapan kami.
Hot Chapters