Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LALI

LALI

Atau membuatkan mahkota dan kalung dari daun singkong untuk Sekar, adiknya. Tatapan matanya tak sayu seperti beberapa menit lalu. Kini tampak lebih bingar. Senyuman tersungging. Di teguknya segelas kopi latte yang di biarkan dingin sedari tadi. Suara khas ular besi terdengar nyaring seperti alunan lagu nina bobok yang mengantarkan dalam kedamaian.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 214 Times as arti gal
Read
+Library
CEO Galak, Cintai Aku!

CEO Galak, Cintai Aku!

Orang tua Gerhana dan Mentari memang menyukai nama-nama yang berbau alam. “Haus, Kak,” sahut Mentari kalem. Dia lantas membuang jus kemasan tersebut ke tempat sampah dan menatap Samudra yang sedang mengeluarkan belanjaan dari dalam kantung plastik, kemudian merapikannya di atas meja. Senyuman tengilnya muncul, membuat Samudra menaikkan satu alis. “Lo cocok buat jadi asisten rumah tangga, Sam. Berniat untuk jadi ART di rumah gue?”
109.4K viewsOngoingAdded to Library 346 Times as arti gal
Read
+Library
Utari

Utari

Dia mulai melihat sekeliling. "Ini dimana? Ini rumah siapa? Bagaimana bisa aku berada disini? Bapak... Ibu...." panggil Utari lirih. "Penyamaranku?" ucap Utari sambil berlari kedepan cermin yang menempel di dinding. Dilihatnya wajah dan tubuhnya yang masih hitam legam bagai orang keturunan Afrika. "Riasanku masih sempurna. Syukurla..." cakap Utari sambil mengelus dadanya. "Aku tidak akan pernah melepaskan riasan ini, aku janji."
2.0K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as arti gal
Read
+Library
GADIS

GADIS

"Iya, ini mendadak, orangtuaku diam-diam memesankan tiket bulan madu ke gudeg itu, aku tidak bisa menolak, lagipula cuti kerjaku masih dua minggu lagi." "Lalu, kita ngapain di sana?" giliran Arya yang tersedak, aku mengambil gelas air minum padanya. "Di sana kita bisa melakukan apapun, jalan-jalan, melihat pantai, melihat candi, banyak. Kenapa kamu berpikir sempit? apa yang kamu pikirkan?" "Aku tidak memikirkan apa-apa, hanya saja aku merasa canggung, pikiranku masih belum konek sampai detik ini, maaf."
1.6K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as arti gal
Read
+Library
REYGA

REYGA

Ariel menatap tajam Ali, ia mengingat apakah dirinya pernah melihat Ali sebelumnya. "Pasalnya lo gak pernah gue liat saat tawuran waktu itu," timpal Ariel. "Gue tau ini bukan urusan gue, tapi cewek yang lagi terduduk itu udah punya penjaganya jadi elo silakan cabut dari sini," ucap Ali dingin, ia sengaja menipu Ariel. Untungnya ia tak menyebutkan nama Reyga meski pria itu belum pacaran dengan Laras.
1012.9K viewsCompletedAdded to Library 411 Times as arti gal
Read
+Library
TERGODA IPAR

TERGODA IPAR

Kemudian ku turunkan, terlihatlah semvaknya yang bermotif polkadot. Njirr! Aku meneguk ludah, kemudian menurunkan kain segitiga itu. Ngek! Aku terkesiap saat melihat belalai itu keluar dari tempatnya. Mencuat dengan begitu gagahnya. "Fi—firman....." gumamku lirih. "Mainkan sesukamu, sayang..." bisiknya di telingaku. Aku mulai menggenggam belalai itu, “Bjir, gede banget!” ucapku dalam hati. Belalai itu tidak muat di tanganku saking besarnya.
9.987.2K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as arti gal
Read
+Library
GETARAN JIWA

GETARAN JIWA

Banyak pasang mata yang memperhatikan mereka akibat teriakan heboh yang membuat dirinya terpaksa membungkam mulut mereka. "YAAMPUN RE! LO TAMBAH CANTIK AJA GILEE!!!!" Ya perempuan yang dipanggil Re tadi bernama Renata Angelica. Perempuan yang memiliki postur tubuh ideal, warna rambut hitam kecoklatan dari lahir, hidung yang mancung dan memiliki warna kulit kuning langsat. Renata atau sering dipanggil Rere maupun Tata ini baru saja menyelesaikan perkuliahannya diluar negeri dan langsung meluncur pulang saat sudah selesai dengan perkuliahannya. Dia langsung menghubungi ketiga temannya yang sudah bersama sejak SD namun harus terpisah sekolah saat SMP namun kembali bersama di SMA. Ada tiga orang
102.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as arti gal
Read
+Library
BATARI

BATARI

Rintihan tak sengaja keluar dari bibir batari, seluruh tubuhnya yang kian sensitif akibat pengaruh obat mulai melahap sisa sisa akal sehatnya. Tubuhnya meringkuk, menutup setiap celah. Sebuah usaha sia sia Batari saat menciptkana benteng pertahanan terakhirnya. Membuat 3 predator di pintu menatap Batari dengan Lapar, Batari adalah karya seni yang sedang menunggu untuk dihancurkan. Adrian, Victor, dan Erick. Ketiganya berdiri dengan keangkuhan predator menatap Batari dengan lapar, Batari adalah karya seni yang sedang menunggu untuk dihancurkan.
10431 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as arti gal
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status