Kesayangan Tuan Elian
Di balik kemegahan lampu kristal dan riuh musik orkestra, hatinya masih berharap pada satu siluet.
Apa aku benar-benar sudah gila ya, mengirim undangan itu ke Mas Boy? Tapi aku hanya ingin melihatnya sekali saja, setidaknya untuk berpamitan secara layak, batin Maya perih.
Di tengah lamunannya, perhatian para tamu mendadak teralihkan. Seorang wanita cantik dengan langkah anggun melintasi karpet merah menuju pelaminan. Dia adalah Nabila, model papan atas sekaligus kolega bisnis keluarga Abil. Namun, bukan kecantikannya yang menjadi bahan bisikan, melainkan gaun yang ia kenakan.