Benih Terlarang Bos Brondongku
Dia, ya dia, laki-laki pemilik sorot mata tajam, garis rahang tegas, itu begitu kukenal.
Dari caranya melangkah pun semua terasa begitu familiar. Hanya untuk kali ini, dia tampak jauh lebih matang, berwibawa, dan dewasa.
Adrian Devan Pratama.
Atau lebih tepatnya, aku dulu mengenalnya sebagai Devan.
Devan, dulu tetangga apartemenku. Namun, Devan yang kukenal dulu, hanyalah lelaki sederhana, ketika aku masih tinggal sendirian, dan masih berstatus single.
Hot Chapters