PDKT di Sarang Monster
Lidahnya kelu; ia yang biasanya mampu membedah aroma hingga ke lapisan molekul terkecil, kini tak sanggup mengingat satu nama bahan pun.
Sebelum keheningan itu menjadi kecanggungan yang memalukan, sebuah bayangan bergerak cepat di sampingnya.
"Aroma ini dibuka dengan kesegaran Bergamot dan sedikit sentuhan Sage yang bersih, Bu. Sangat cocok untuk suasana sporty," ucap sebuah suara yang tenang dan rendah. “Seperti yang pernah bapak katakan pada saya, beberapa hari yang lalu, bukan?” katanya sambil menatap Pak Badar, menaikkan derajatnya di depan tamu.
Hot Chapters