Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aroma Manis

Aroma Manis

tajamnya ke pria tersebut, membuatnya sedikit terkejut karena wanita di hadapannya begitu galak. "Kau tidak malu? Seorang wanita, identik dengan kelembutan, tapi dirimu benar-benar berbeda, cantik ... tapi berduri," balas Aralt. Emely bercih, memangnya dia bunga? Sekalian pria itu mengatakan bahwa dia menarik tapi busuk. Sejenak kemudian, Aralt bertanya kembali, "Dari mana asalmu? Kau bukan canavaro."
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai arum manis pasar malam
Baca
+Pustaka
Sistem Cha-boel 69:  Pemuas Wanita Cantik

Sistem Cha-boel 69: Pemuas Wanita Cantik

Produksi kembali normal, suara mesin pabrik terdengar kembali berirama dari kejauhan. Malam itu, setelah kekacauan mereda, Rian membawa Arum ke sebuah bar tersembunyi di sudut kota, yang keberadaanya hanya diketahui oleh segelintir orang dari kalangan terbatas. Tempat itu remang-remang, jauh dari jangkauan wartawan atau mata-mata Elmara. Arum tampak sangat berbeda malam ini, dia melepaskan jas mahalnya, hanya mengenakan kemeja putih yang dua kancing atasnya terbuka, tampak sangat lelah sekaligus lega.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 378 kali sebagai arum manis pasar malam
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kontrak Yang Abadi

Pernikahan Kontrak Yang Abadi

"Hah! Yang benar saja Tuan,memangnya saya anak kecil di suruh naik begituan." Melinda sedikit memonyongkan bibirnya karena kesal pada Arpha. Arpha justru tergelak mendengar jawaban Melinda. "Hem.Baiklah! Kalau begitu kita cari permainan yang lain." Arpha bangun dari duduknya memegang tangan Melinda kemudian menarik tangan wanita itu agar mengikutinya masuk kedalam pasar malam itu. Tanpa mereka sadari di tempat yang sama Hanz dan Arumi juga sedang menikmati berbagai macam kuliner,Setelah membeli banyak makanan Hanz mengajak Arumi duduk si kursi panjang yang tersedia disana.
1043.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai arum manis pasar malam
Baca
+Pustaka
PELITNYA SUAMIKU

PELITNYA SUAMIKU

Pandangannya berubah sinis seketika. "Dasar miskin...!" ucap nya Pak Lukman menoleh karena mendengar ucapan besannya. "Eh, Bu besan. Apa kabar , ada nak Arman juga. Oh iya Arumi mana ?'' tanya Pak Lukman Sengaja "Emm...Dia ...dia.....!" ucap Arman agak takut ''Dia ke toilet Ya ? Wah...kalian sedang pesta, beruntung anakku mendapat suami yang royal. Samakeluarga saja royal apalagi sama istri. " ucap Pak Lukman menyindir
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai arum manis pasar malam
Baca
+Pustaka
Menari dengan bayanganmu

Menari dengan bayanganmu

Gadis itu mengedarkan pandangannya, banyak pasangan yang tertawa sana-sini menikmati malam terakhir di minggu ini, sebelum menjalani aktivitas untuk besok pagi. Kelap-kelip lampu yang berjejer rapi yang digantung di atas sana cukup membuat malam ini terang, dengan bantuan cahaya bulan yang juga terlihat ikut serta malam ini. Tak lama Arshaka datang dengan membawa arum manis yang sangat besar, permen kapas itu berbentuk pohon beringin dengan taburan marshmellow di atasnya. “Wah ... cantiknya!” Luna kesenangan melihat permen kapas itu.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai arum manis pasar malam
Baca
+Pustaka
Mahar Rahasia Tukang Kebun

Mahar Rahasia Tukang Kebun

"Dunia boleh menganggap kita sandiwara, tapi di kamar ini, aku yang berkuasa atas takdir kita." Sore itu, Arumi bersiap untuk pergi ke mal. Ia mengenakan kacamata hitam besar, menyembunyikan binar kebahagiaan di matanya dari tatapan curiga Pak Hendra yang berdiri di lobi. Di taman, ia sempat mencuri pandang ke arah Pak Darman yang sedang memangkas semak. Pak Darman mendongak sekejap, memberikan anggukan kecil yang sangat rahasia, sebuah kode yang hanya dipahami oleh dua orang yang baru saja menyatukan jiwa.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai arum manis pasar malam
Baca
+Pustaka
Suami Miskin itu Ternyata Kaya Raya

Suami Miskin itu Ternyata Kaya Raya

Malam itu adalah kesempatan bagi mereka untuk menghabiskan waktu bersama, setelah secara tak sengaja Arzan melakukan perselingkuhan bersama Vio. Mereka melangkah lebih jauh ke dalam pasar malam, terpesona oleh beragam warna dan aroma. Pedagang yang menjajakan makanan tradisional menggoda selera, mulai dari mi aceh yang berasap hingga bakso bakar yang menggoda selera. Rere, yang paling kecil, menempel di sisi Arzan sambil menunjuk-nunjuk makanan yang diinginkannya. “Papa, mau es krim!” pinta Rere dengan suara manja, sembari memandang Arzan dengan mata yang penuh harapan.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai arum manis pasar malam
Baca
+Pustaka
Pertemuan Kedua : Dia yang Kembali

Pertemuan Kedua : Dia yang Kembali

Dia menggunakan permukaan kursi sebagai pijakan. Sontak mata Arkan langsung dipenuhi tawa. Ujungnya tampak sedikit melengkung, persis seperti bulan sabit yang indah. Senja mulai tenggelam, dan kadang-kadang capung yang melayang menyapa Ayumi senang. Pada jalan bercabang yang ramai, gadis itu turut berdesakan. Ia memilah berbagai macam makanan yang dipajang di pasar malam. Beberapa penjual mulai menyodorkan jajanannya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai arum manis pasar malam
Baca
+Pustaka
Catatan Rahasia Sekretaris Suamiku

Catatan Rahasia Sekretaris Suamiku

Uang bukan masalah besar untuk Fathan. "Sudah aku bilang kamu pasti berhasil mendapatkan lahan emas itu, Arumi. Mari kita rayakan." Fathan mengangkat gelasnya. Arumi malam itu mengenakan gaun malam hitam tanpa lengan, juga tampil tanpa memakai kacamata. Dia terlihat sangat memesona. Fathan baru menyadari di balik kacamata tebal Arumi, tersimpan bola mata bulat sempurna berbirai alis tebal melengkung sangat indah.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai arum manis pasar malam
Baca
+Pustaka
SEPIRING SINGKONG REBUS

SEPIRING SINGKONG REBUS

Rasa lelahnya berakhir dengan rasa bahagia, usai acara dan esok di bukanya toko oleh-oleh khas Banyumas yang berasal dari kampung Arumi. Pagi ini di hari pertama pembukaan toko oleh-oleh milik Arumi penuh dengan pengunjung dan uji coba getuk goreng varian dan getuk biasa. Aneka makanan ringan tersaji di lemari etalase bahkan Arumi menyediakan tempat duduk ala cafe agar memudahkan pengunjung yang ingin makan di tempat. Berapa orang membantunya termasuk tetangga dekat Arumi yang lama. Kebetulan bude Murni memiliki anak perempuan yang baru lulus sekolah sehingga bisa membantunya di toko.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai arum manis pasar malam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status