Godaan Penghuni Kos Puteri
“Tadi Tante Maya yang bilang. Aku udah beresin kamarnya di lantai dua, sebelahnya Wulan.”
“Hmmm…” Rahma menatap ke arah lantai dua yang tampak sepi. “Semoga orangnya asik ya, biar nambah rame.”
“Iya, mudah-mudahan. Tapi kalau cowok, gimana hayo?” goda Raga.
Rahma terkekeh kecil, matanya melirik Raga sebentar. “Gak mungkin mas, ini kan Kosan Puteri.”
Raga hanya tersenyum samar, tak menanggapi, sementara matahari makin turun dan bayangan mereka berdua di saung memanjang di halaman.