Rumah Ramaria
Diterimanya beasiswa ke Amerika yang kuajukan, serta tangis haru dan bangga di wajahnya sebelum aku pergi ke sana sebentar lagi.
Air mata tak mampu lagi kubendung. Aku berjalan cepat ke arah toilet sebelum menutup biliknya dan menangis tertahan. Aku rindu Ayah. Rindu berat.
Ayah, Rama mau cerita. Banyak sekali hal yang terjadi setahun belakangan. Salsa udah masuk SMA dan sekarang Rania kuliah di Bandung. Ambil jurusan arsitektur, seperti yang dulu Ayah pernah bayangkan tentangnya. “Rania suka sekali dengan bangunan ya? Nanti besar bisa jadi arsitek!", kata Ayah. Lalu Rania mulai menggambar denah-denah rumah impian Ayah, Ibu, Rama, Salsa, dan Rania sendiri di buku milimeter blok yang Ayah bel
Hot Chapters