Adik Ipar, Jangan Terlalu Dalam
Detak jantung Arka seolah berfungsi sebagai obat penenang bagi Sasha, menyingkirkan segala rasa cemas yang beberapa hari terakhir selalu menghantuinya.
“Arka …,” bisik Sasha pelan, tanpa mengangkat wajahnya.
“Hm?”
“Kalau suatu saat aku nggak ada, kamu bakal baik-baik aja, kan?”
Pertanyaan itu membuat Arka refleks menurunkan dagunya, menatap Sasha lekat-lekat. “Kamu ngomong apa, sih? Nggak usah aneh-aneh, Sha. Selama aku ada, kamu nggak akan kemana-mana, paham?”
Hot Chapters