Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi
Dia meninggalkan lapak si pria tua, lalu seorang pemuda mentah yang sedari tadi memerhatikan Antaguna, muncul dan mendekati si pria tinggi, besar, dan berotot itu.
“Hei, Tuan Muda!”
Antaguna menoleh, mengernyit saat menemukan seorang remaja kisaran lima belas tahun menghampirinya.
Sang remaja tidak mengenakan pakaian. Wajah dan tubuhnya kumal, dan dia sedikit kerempeng. Di kepalanya, terikat sebuah kain perca yang aslinya berwarna merah, tapi sekarang terlihat begitu kusam. Sama seperti celana sebetisnya itu. Dia cengangas-cengenges mendekati Antaguna.
Bab Populer