Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nona Muda yang Terbuang

Nona Muda yang Terbuang

Varo memulai obrolan Azam menggerakkan jemarinya, sesekali ia mengutil ujung kukunya pertanda ia cemas. Ia sudah bermain dengan banyak wanita, dan sungguh dia tidak menduga ayahnya akan menangkap basah dirinya ketika hubungannya bersama karyawan rendahan di rumah sakit ini.
5.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai azam
Baca
+Pustaka
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

"Ini pria yang kuceritakan padamu. Namanya Azzam." Khaled menjabat tangan pria itu, mengamatinya. Genggamannya erat. Khaled tetap berbahasa Dari. "Pangeran memberitahumu tentang misi kita?" Azzam mengangguk. Dia lebih tua dari Khaled, meskipun sulit untuk memastikannya di balik janggut hitamnya yang lebat. Kulitnya yang gelap tampak retak, dan ada aura kesedihan di sekelilingnya, semacam kekosongan yang terlihat ketika seseorang kehilangan seseorang yang sangat disayangi. Namun, seperti matador yang dengan tabah menunggu banteng yang menerjang, ada juga tekad yang kuat di matanya yang gelap dan tajam, seolah tak ada yang bisa menghalanginya. Dia mengamati gerak-gerik Khaled.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai azam
Baca
+Pustaka
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

Ancamku. ________________
1011.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai azam
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Handa hanya bisa bersyukur kala memiliki suami berkepala plontos yang memiliki kekayaan mendekati Jeff Bezos dan sikap bijak mendekati Maman Suherman. TAMAT
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 925 kali sebagai azam
Baca
+Pustaka
ANATASYA

ANATASYA

Ana mengangguk. "Baik Bu, saya permisi. Assalamualaikum" pamit Ana. "Waalaikumsallam." ~~~~~~~
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai azam
Baca
+Pustaka
Asmaraloka

Asmaraloka

Bagaimana jika ancaman yang mereka terima jauh lebih besar dan lebih berbahaya daripada yang bisa mereka bayangkan? Tiba-tiba, suara ponsel yang terletak di atas meja mengagetkan Bella. Ponsel itu milik Ain. Dengan langkah cepat, Bella meraih ponsel tersebut. Ada pesan baru yang masuk. Awalnya, Bella pikir itu adalah pesan dari Ain, namun saat ia melihat nomor pengirimnya, matanya langsung tertuju pada nama yang dikenal. Bukan nama yang biasa terlihat di layar ponsel mereka, tetapi sebuah nama yang tidak asing: Cakra.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai azam
Baca
+Pustaka
Amanda

Amanda

Wah, dilihat dari dekat tambah ganteng saja orang ini, batin Amanda dag-dig-dug tak karuan. “Miss, kenalkan ini anak saya satu-satunya, papanya Celine. Namanya Joshua. Umurnya tiga puluh tujuh tahun dan sudah mapan secara ekonomi. Dia bekerja meneruskan pabrik kosmetik milik keluarga kami yang sekarang semakin berkembang….”
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai azam
Baca
+Pustaka
Berondong Sewaan Pilihan Suamiku

Berondong Sewaan Pilihan Suamiku

“Kamu lihat? Kamu nggak sekuat yang kamu kira, Zam.” Azzam menelan ludah keras, menahan dorongan tubuh yang tak sejalan dengan pikirannya. Ia memejamkan matanya sesaat, sialnya mulutnya justru mendesah ketika Lidya meraba bagian bawah celananya. Azzam mencengkeram sisi sofa, berusaha mempertahankan kendali yang mulai retak. “Lidya… jangan,” ucapnya, tapi suaranya terdengar lemah karena menikmati permainan jari Lidya yang sudah sangat terampil mengeluarkan pusaka Azzam dari tempatnya.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai azam
Baca
+Pustaka
Kukembalikan Suamiku pada Istri Pertamanya

Kukembalikan Suamiku pada Istri Pertamanya

Azam langsung menjabat tangan Mas Zidan. Bersalaman sambil membungkukkan sedikit badannya. "Kakak kenal?" Karin bertanya mewakili pertanyaanku. "Iya. Kenal dong. Azam ini kan marbot mesjid yang ditunjuk ayah kita dulu. Mesjid yang dibangun ayah kan ada di sekitar sini." Mas Zidan menjelaskan.
1062.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai azam
Baca
+Pustaka
Asa diujung Sajadah#book2

Asa diujung Sajadah#book2

Sementara Diana mengamati dalam diam. "Apakah kamu memerlukan Satuan Pengamanan untuk mengusir hama-hama penggangu di sini, Han?" celetukan Tommy hanya ditanggapi oleh dingin oleh Azzam. Harus Jihan akui, Azzam ini tidak mudah diprovokasi. Azzam adalah type laki-laki yang bisa mengendalikan emosinya dengan baik. Kalimatnya memang terkesan santai, tetapi mengancam. Apalagi diikuti dengan gerakan tangannya yang meraih ponsel di dalam saku jas. Azzam seolah-olah menyiratkan akan menelepon pihak yang berwajib.
10101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai azam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status