Kehidupan Ketiga Sang Villainess
"Kalian adalah draf kotor yang harus dibuang ke tempat sampah! Matilah, dan biarkan aku menulis ulang dunia yang lebih sempurna!"
Gelombang tinta hitam itu menyapu ke depan serta membentuk mulut raksasa yang siap menelan Xaverius dan Aurelia, sebuah manifestasi dari Bad End atau takdir buruk yang dipaksakan. Di hadapan gelombang kiamat itu, Xaverius dan Aurelia tidak mundur melainkan melayang berdampingan. Tangan kiri Xaverius dan tangan kanan Aurelia saling menggenggam erat dengan jari-jemari yang bertautan hingga memutih. Aura ungu dan emas yang menyelimuti tubuh mereka tidak bergetar sedikit pun.
"Dia berisik sekali," komentar Xaverius datar dengan sudut bibir yang terangkat membentuk sen