Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Sekar Asih membaca tulisan tersebut. "Benar...Kemampuan cermin ini berdasarkan apa yang aku ketahui dari kitab di Kuil Naga, Cermin Kolam Jiwa memiliki kemampuan meniru kemampuan siapa pun yang menatap kearahnya. Dengan cermin ini, saat bertemu lawan yang kuat, kita masih bisa menghadapinya meskipun ada waktunya." kata Gandi. "Berapa lama kita bisa menggunakan kekuatan lawan itu kakang? Sepertinya terdengar menarik..." kata Sekar.
8.962.2K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as baca manhwa cerminan jiwa
Read
+Library
Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Sebuah cermin spiritual muncul dari kehampaan, memancarkan cahaya remang yang memperlihatkan sosok seorang wanita berjubah perak dengan motif awan hitam. Ia adalah Bai Lian, murid paling berbakat sekaligus eksekutor utama di faksi bayangan Su Yan. Berbeda dengan musuh-musuh Long Tian sebelumnya, Bai Lian tidak memancarkan hawa membunuh yang meledak-ledak. Ia berdiri dengan keanggunan yang tidak wajar, tangan terlipat di depan dada, menatap Long Tian melalui cermin dengan ketenangan yang menyayat hati. Ia bukan sekadar petarung; ia adalah perwujudan dari rencana Su Yan yang telah berjalan selama berabad-abad.
107.6K viewsOngoingAdded to Library 267 Times as baca manhwa cerminan jiwa
Read
+Library
lantai tiga belas

lantai tiga belas

Namun ketika tim pembersih datang setelah insiden terakhir, mereka hanya menemukan 12 pecahan cermin. Satu menghilang. Yang terakhir, menurut catatan, adalah cermin pertama—yang ditempatkan di ruang perawatan jiwa terganggu. Cermin itu diyakini paling kuat, karena ia tidak hanya memantulkan, tapi menyimpan emosi penghuninya. Dan sejak saat itu, bayangan Sinta muncul di mimpinya. Bukan menyeramkan—tapi gelisah. Seolah ingin mengatakan sesuatu, tapi mulutnya tidak bisa terbuka.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as baca manhwa cerminan jiwa
Read
+Library
Brubuh Krendobumi - Pendekar Kembara Semesta Seri 3

Brubuh Krendobumi - Pendekar Kembara Semesta Seri 3

Permukaan cermin itu tidak memantulkan bayangan, melainkan menunjukkan citra buram Suro Joyo, dan dari tengah citra itu, serat-serat kegelapan tebal menjulur, menancap ke dada Suro Joyo. Suro Joyo memusatkan pikirannya untuk menghadapi serangan lawan. Badas Wikatra melihat wajah Suro Joyo yang semakin pucat dan merasakan gelombang energi panas yang memasuki dirinya melalui Cermin Belangga. Gelombang ini terasa manis, memulihkan luka-luka kecil akibat duel sebelumnya, dan yang terpenting, ia merasa kekuatan Ajian Malih Rupa yang goyah kini stabil kembali.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as baca manhwa cerminan jiwa
Read
+Library
Dendam Membara Sang Dewa Perang

Dendam Membara Sang Dewa Perang

Lorenzo berteriak kesakitan, matanya melotot tidak percaya. "Kau pikir aku bodoh?" Evan berdiri dengan tenang. "Aku sengaja menggunakan Cermin Jiwa dalam alam pikiran untuk memantulkan kembali serangan mentalmu. Yang kau baca adalah ilusi yang kucipta, bukan pikiran asalku." Lorenzo yang tersiksa kesakitan berusaha mencabut pisau yang menancap di lengannya, tapi tubuhnya yang gemuk dan rasa sakit yang mendera membuatnya kesulitan bergerak.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as baca manhwa cerminan jiwa
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Sepertinya dia tahu jika aku membutuhkan waktu sendiri. Dengan langkah lelah berjalan menuju kamar. Sesampai di sana aku langsung berbaring, berharap hari ini cepat berlalu. Tanganku memijit pelan kening yang mulai terasa sakit. Pelan tapi pasti menyentuh bekas luka di kening sebelah kiri. Luka tersebut memutar ulang memori di mana aku mendapatkan bekas luka sepanjang 3 cm tersebut. “Pak, Risa takut,” teriakku.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as baca manhwa cerminan jiwa
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

"Pergilah!" Kedua dayang tersebut segera membungkuk dan pamit undur diri secepat mungkin. Jesselyn meremas kasar kedua tangannya dengan tubuh menegang kaku. Kedua bola matanya terlihat bergerak-gerak gugup ketika melihat sosok tinggi yang menjulang dibelakang tubuhnya melalui pantulan di balik cermin. "Hanna." "Namaku Jesselyn." Cicit wanita itu sepelan mungkin. Namun Darius jelas masih bisa mendengarnya.
1092.6K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as baca manhwa cerminan jiwa
Read
+Library
My Best Villian

My Best Villian

Piero mengambil gelas kaca hiasan di tangan kanannya, ia meremas kaca itu cukup kuat hingga tangannya berdarah dan kaca itu hancur berbentuk serpihan. Ia melempar sisa serpihan kaca itu di lantai, tangan nya menonjok tembok menambah derasnya cairan merah itu keluar. "CLORIS... SUDAH CUKUP KAU BERSEMBUNYI.. KAU SUNGGUH JAHAT MEMBUATKU SEPERTI ORANG TIDAK WARAS." *********** Pukul 20:00 PM CLOSE. Cloris membalik sebuah papan kecil di depan pintu bertulisan close, artinya ini adalah Jam pulang untuk dirinya.
9.312.7K viewsCompletedAdded to Library 418 Times as baca manhwa cerminan jiwa
Read
+Library
REFLECTION

REFLECTION

“Wang Shi Li …” Seledri terkejut saat mendengar namanya dipanggil lagi. Lebih terkejut lagi saat ia melihat Ica berdiri di sana. Tatapan kosong dan juga memegang cermin di dadanya. Sebuah pemandangan yang sangat tidak diinginkan. “Ica, buang cermin itu sekarang!” teriak Seledri. “Aku adalah cermin dan cermin adalah aku.” “Tidak Ica, kau adalah sahabatku dan aku tidak akan membiarkan cermin itu mengambilmu.”
103.5K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as baca manhwa cerminan jiwa
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status