PERNIKAHAN yang TERTUKAR
****
Di sebuah ruangan bergaya klasik dengan dinding kayu yang dipernis mengkilap berwarna cokelat tua, seorang pria paruh baya berambut klimis beruban, duduk di atas sofa dengan rokok cerutu terselip di bibirnya.
Pria tua itu duduk membaca koran dengan kaki tersilang dan salah satu tangan tersandar di sandaran sofa. Di depannya, berdiri seorang pria berkepala plontos, berkemeja hitam. Pria itu tampak garang dan mematikan.
"Katakan?! Apa dia sudah siuman?" tanya pria paruh baya itu. Rokok cerutu, tampak bergerak-gerak mengikuti gerakan bibirnya.