Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tanda Pemberontak Langit

Tanda Pemberontak Langit

​Setelah apa yang terasa seperti ribuan tahun di dalam kekacauan dimensional, Ji Yun tiba di Alam Langit. ​Alam Langit adalah pemandangan kemegahan dan tekanan yang tak terbayangkan. Langit di sini berwarna keemasan, dipenuhi awan spiritual padat yang bergerak perlahan. Istana-istana megah yang terbuat dari batu giok putih melayang di antara awan, memancarkan aura Abadi Sejati yang agung. ​Namun, udara terasa sangat berat. Ji Yun segera merasakan tekanan Qi yang besar membebani Jiwa Baru Lahir-nya.
917 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai background angkasa
Baca
+Pustaka
The Sky Of Asia

The Sky Of Asia

Xavier terkekeh. Langit mulai membakar dirinya, senja kemerahan mulai hilang sedikit demi sedikit dan digantikan dengan hitam pekat langit malam yang akan datang. Xavier dan Nadia merasakan perasaan yang belum pernah mereka rasakan, terasa sangat hangat. Langit menjadi saksi bisu perasaan mereka. ***
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai background angkasa
Baca
+Pustaka
ANGELA (Sang Perias Jenazah)

ANGELA (Sang Perias Jenazah)

"Aku hanya mampir sebentar. Ada urusan di bunian yang harus aku selesaikan. Ini lebih ruwet daripada benang kusut." "Apa aku tidak boleh tahu urusan ruwet itu?" "Makhluk paling ruwet di alam semesta ini siapa coba?" Gumawang berbalik. Wajahnya terlihat serius. "Aku?" Angela bertanya ragu. "Memangnya aku bikin ruwet apa?" "Kau termasuk di dalamnya. Makhluk itu bernama perempuan. Aku dijodohkan, An."
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai background angkasa
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

Pukul setengah 4 Arga sudah bangun dan sudah rapi untuk pergi kebandara, sebelum itu ia mengecek bawaannya dan memastikan tidak ada yang tertinggal. Sampainya di bandara Arga langsung menuju ketempat penerbangan yang akan mengantarkannya kerumah, lebih tepatnya kota kelahirannya. Arga yang terbiasa jika dalam penerbangan akan membuat ponselnya menggunakan mode penerbangan tetapi kali ini ia masih mengaktifkan ponselnya. Ia khawatir jika tiba-tiba saja Bisma menelpon atau adiknya Aini yang sedang menelpon. Banyak pikiran yang muncul dalam benaknya, rasa ingin menelpon Wijaya juga ada tetapi Arga ragu.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai background angkasa
Baca
+Pustaka
Senior Galak, Jangan Dekat - Dekat!

Senior Galak, Jangan Dekat - Dekat!

Pria itu kemudian menunduk, Asha bisa melihat jelas iris hitam Angkasa yang berkilat gelap sekaligus indah dipandang. "Ayo latihan dulu, Angkasha." "Latihan apa, Kak?" tanya Asha pelan. Sejujurnya ia masih bingung dengan apa yang mereka akan lakukan. Angkasa tidak memberinya petunjuk, hingga sejak siang asumsi-asumsi liarnya terus berkecamuk.
1012.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai background angkasa
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
Sweety
Halo, kakak-kakak pembaca, terima kasih banyak untuk hadiah, koin, gems, ulasan bintang 5 dan komentarnya. Semua bentuk dukungan dari kalian sangat berarti buat author. Semoga kakak pembaca semua terus menemani perjalanan cerita Asha dan Angkasa sampai akhir.
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
ASI Untuk Bosku

ASI Untuk Bosku

Rambut panjang tergerai indah, wajah penuh percaya diri, dan senyum tipis di bibirnya. “Dia cantik… banget,” bisik seorang wanita di pojok ruangan. “Anak Pak Bambang ternyata seperti bintang,” komentar yang lain. Lisa—atau Aluna Alisa—berdiri di atas panggung dengan aura yang mencuri perhatian. Dia mengambil mikrofon, tersenyum anggun meski sorot matanya penuh kalkulasi. “Perkenalkan,” katanya dengan suara lembut namun tegas, “Saya Aluna Alisa. Senang bisa berdiri di sini dan bertemu kalian semua. Terima kasih untuk sambutannya.”
10107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai background angkasa
Baca
+Pustaka
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

Api Langit Roda Bulan yang terlihat berwarna merah dan ungu dari kejauhan, melaju bersama-sama sosok Michael yang sama berwarnanya dengan naga api dan ular elektrik. "Kamu berani menipuku?” Ansel menggertak dengan suara dingin. Sebuah senyuman mengejek tersungging di bibirnya. Lado sudah tidak berdaya. Dia sudah kehilangan banyak darah dari pertempuran sebelumnya. Kini tiba saatnya Ansel menyelesaikan tugasnya dan meraih ketenaran dan juga kesejahteraan. Jubah Ansel tiba-tiba bergerak sesaat setelah dia menggertak. Tanda hitam aneh di tangannya terlempar ke udara.
8.82.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83.0K kali sebagai background angkasa
Tampilkan Ulasan (474)
Baca
+Pustaka
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Agus Irawan
Hai teman-teman semuanya, Izin promosi. yuuklah pada mampir ke Novelku. judul" Jebakan Gairah Sekretaris Muda" semoga bisa sedikit menghibur kalian, jangan lupa subscribe, dan baca tanpa skip. terima kasih
Baca Semua Ulasan
Rahasia di Balik Duda Arogan

Rahasia di Balik Duda Arogan

ujar Asya membuyarkan fokus Angkasa yang sepenuhnya terletak pada layer ponselnya. Angkasa mendongak untuk bisa melihat sang lawan bicara. Dress yang memiliki panjang selutut, berwarna putih dengan motif bunga kecil daisy berwarna kuning, dan lengan Panjang berkerah bertha itu tampak sangat pas melekat pada tubuh mungil Asya.
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai background angkasa
Baca
+Pustaka
Angkasa Merah di Kota Kertas

Angkasa Merah di Kota Kertas

Sesuatu yang bertolak belakang, tetapi serupa. Senja dan fajar. Matahari terbenam dan matahari terbit. Barangkali Kakak membuat mural itu bukan sebagai senja, tetapi sebagai fajar. Pun bukan sebagai akhir yang pilu, tetapi sebagai awal yang baru. Angkasa kemerahan adalah tanda untuk harapan bahwa hari ini akan tiba. Sandover baru saja mengalami titik balik terbesarnya. Malam penuh kehampaan ini adalah malam terakhir dengan kegelapan pekat sebelum menyongsong fajar.
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai background angkasa
Baca
+Pustaka
FIRST NIGHT WITH THE DEMON

FIRST NIGHT WITH THE DEMON

Aku memilih es lemon tea, kwetiau goreng, pancake dengan topping coklat stroberi. "Habis?" tanya Angkasa. "Pasti habis." Aku kembali melihat langit. Menghindari tatapan Angkasa, seolah menyerang tanpa henti. "Rasi bintang crux ...." Aku menoleh, wajah Angkasa menengadah. "Menyerupai layang-layang, bisa digunakan sebagai petunjuk arah selatan," lanjut Angkasa.
1035.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai background angkasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status