Puber Kedua Pak Suami
Tania hanya mengangkat kedua bahunya seraya berkata, “Ya sudah, terus apa rencana selanjutnya? Apa lu ikuti gue ke tempat gue janji ketemuan sama bokap lu, atau lu menunggu laporan dari gue?”
“Gue ikut lah, Tan. Gue nggak mau percaya begitu saja sama lu. Ternyata lu itu pemain watak juga. Jadi nanti gue akan menyamar dan duduk di dekat lu. Gue mau dengar langsung omongan lu sama bokap gue. Oh iya, jangan lupa tentang kalung itu. Lu singgung deh, dan soal caranya lu pikir saja sendiri,” sahut Rafi.
“Ok, siap.”
Hot Chapters