ISTRI 365 HARI
Kara mengangguk pelan.
Bagas menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku, lalu maju untuk memeluk Kara. "Kar, jangan berpikir yang aneh-aneh, saya gak akan pernah tertarik dengan apapun di luar sana, buat saya kamu itu sempurna, gak akan ada yang bisa menandingi istimewanya kamu di hati saya," ujar Bagas yang walaupun terdengar klise herannya mampu membuat perasaan ragu Kara hilang dalam sekejap.
"Maafin saya ya sempat gak percaya sama kamu," ujar Kara merasa malu hati. mengelus punggung Kara, "Gak pa pa Kar, itu wajar," ujar Bagas ringan.