Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Iya, manusia selalu mencari sebuah hal yang bernama kebaikan dan kebahagiaan. Sebenarnya bahagia itu sangat sederhana, tidak seperti sesulit yang kebanyakan orang sekarang bayangkan, bahwa bahagia itu mesti mempunyai sesuatu yang mewah, kaya, serta harta yang berlimpah. Begitulah, manusia dibuat sulit dengan sendirinya oleh pemikiran yang dia lakukan, mereka terbelenggu dengan sendirinya oleh aturan-aturan yang mereka sepakati tentang ukuran kebahagiaan. Nah, tugas manusia adalah mencari kebahagiaan dengan tidak memberikan kesusahan kepada orang lain. Bahagia itu sederhana, asalkan kita menerima apa yang ada dan apa yang terjadi pada diri kita, bukankah kita akan menjadi bahagia dengan sendi
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai bahagia itu kita yang ciptakan
Baca
+Pustaka
Ku Ingin Bahagia

Ku Ingin Bahagia

"Bagus dong, Han. Kenapa malah bingung?" "Kan Bibi tau sendiri, Ibu melarang hamil dulu sebelum Ferdi dapat kerja yang mapan. Jadi aku bingung bilangnya gimana, Bi?" "Bilang aja langsung, Han. Anak itu rejeki, banyak yang pengen punya tapi gak dikasih. Ibu kamu pasti paham. Kalau marah, dengerin aja, nanti juga akan diam sendiri kalau capek. Kamu jangan bingung, mending kita cepat selesaikan pesanannya. Ini buat teman Kania, kan?"
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai bahagia itu kita yang ciptakan
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Elisa tersenyum merapikan rambut bu Nina yang menutupi hampir sebagian wajah. Angin pagi itu rumayan kuat, daun banyak yang berguguran. "Apa kita ada yang menciptakan?" mereka terdiam mendengar pertanyaan bu Nina. "Oh, jelas. Kalau kita tidak diciptakan, bagaimana kita bisa ada di dunia ini? Kan tidak semua yang ada di dalam kandungan bisa selamat hadir ke dunia," kata Violet menguncir rambut bu Nina. "Ya...ya...Sang Pencipta adalah Tuhan kita, kan?" tanyanya melirik Violet.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai bahagia itu kita yang ciptakan
Baca
+Pustaka
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

Sedangkan ayah dan ibunya sudah pergi karena mereka memang sangat sibuk. “Sayang, kenapa tidurmu lama sekali? Kamu lelah?” Luke mulai berbicara sendiri. Tangannya yang kasar dan kekar terangkat untuk mengusap kening dan rambut istrinya. “Kamu pasti lelah. Kamu telah berjuang, Sayang. Kamu luar biasa, kamu ibu yang hebat. Sekarang bayi kita telah lahir dengan sehat dan selamat. Terima kasih.” Kali ini matanya terlihat berkaca-kaca. Ia benar-benar sangat bersyukur dan merasa begitu beruntung karena dipertemukan dengan seorang malaikat tanpa sayap yang mencintainya tanpa syarat.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai bahagia itu kita yang ciptakan
Baca
+Pustaka
Bekas Merah di Leher Istriku

Bekas Merah di Leher Istriku

Sri bungkam, bagaimana bisa seorang Susi yang ceria punya masa lalu yang begitu pahit. "Sri, kau masih muda. Sesungguhnya kebahagiaan itu bukan dicari, tapi diciptakan. Kau akan menderita seumur hidupmu jika kau tak pernah bersyukur, kau akan hidup sia-sia dengan dendam. Berdamailah dengan dirimu sendiri!" Sri tak mampu berkata-kata lagi. Apa yang dikatakan Susi seolah memberi setitik air pada hatinya yang gersang.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai bahagia itu kita yang ciptakan
Baca
+Pustaka
AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU

“Mukjizat… yang tidak pernah kami ciptakan.” . . . continue
10329 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai bahagia itu kita yang ciptakan
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Anggap Mandul

Istri Yang Kau Anggap Mandul

Semua yang harus kuberesi sudah selesai. Dan tentang Mas Azam, biarlah waktu yang berbicara. Karena kali ini, aku tak akan menoleh lagi ke belakang. “Yang kakak lakuin udah bener kok,” kata Alin tiba-tiba, suaranya lembut. “Bahagia itu gak datang dari orang lain. Tapi kita sendiri yang ciptain.” Aku menoleh, tersenyum. “Siap, Bu Guru,” godaku.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai bahagia itu kita yang ciptakan
Baca
+Pustaka
Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

Matanya melihat terjemahan surat di Al-Quran yang di pegang nya. "Sesungguhnya urusan-Nya apabila, Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu. Sesungguhnya urusan-Nya menciptakan segala sesuatu sangatlah mudah bagi-Nya. Apabila Dia menghendaki untuk menciptakan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka dengan serta-merta jadilah sesuatu yang dikehendaki-Nya itu. Allah menerangkan betapa mudah bagi-Nya menciptakan sesuatu. Apabila Ia menghendaki untuk menciptakan suatu makhluk, cukuplah Allah berfirman, "Jadilah," maka dengan serta-merta terwujudlah makhluk itu. Mengingat kekuasaan-Nya yang demikian besar, maka adanya hari kebangkitan
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai bahagia itu kita yang ciptakan
Baca
+Pustaka
Married? Insya Allah

Married? Insya Allah

Yasiin 36 : 36 سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ “Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi, dan dari diri mereka, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” Tahap persiapan pernikahan perlahan mulai mencapai titik akhir, setelah melalui beberapa rintangan. Tidak ada resepsi mewah seperti rencana sebelumnya. Syukuran resepsi hanya diadakan di kediaman salah satu mempelai.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai bahagia itu kita yang ciptakan
Baca
+Pustaka
NASI BERKAT

NASI BERKAT

Senyum tak lepas dari bibirnya. Begitu mudahnya menciptakan kebahagiaan, walau hanya hal sepele. Uang memang bisa membeli segalanya, tapi uang tak bisa membeli semua kebahagiaan. Hollaaa,, maaf Mak Siti baru up lagi Jangan lupa tinggalkan jejak ya,, like komen n subscribe, follow akun Mak Siti juga yaaa 😘 Terima kasih banyak yang udah berkenan membuka kunci, lope lope pokoknya 😍😍😍😍😍
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai bahagia itu kita yang ciptakan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Membuat kutipan kebahagiaan yang bermakna dimulai dari pengalaman pribadi. Aku sering merenung tentang momen kecil yang bikin senyum—seperti aroma kopi pagi atau obrolan random dengan teman. Kuncinya adalah jujur pada perasaan sendiri. Misalnya, 'Kebahagiaan itu seperti buku favorit; semakin sering dibuka, semakin banyak halaman indah yang ditemukan.'

Coba eksplorasi metafora sederhana dari hal sehari-hari. Aku suka mengamati alam untuk inspirasi: 'Bahagia adalah daun yang tetap menari meski angin berhenti.' Jangan takut terdengar klise selama itu autentik. Terakhir, baca ulang dan tanyakan, 'Apakah ini bikin hatiku hangat?' Jika iya, berarti sudah tepat.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status