Pernikahan Penuh Luka
“Kalau kamu nggak keberatan.”
Aisyah menutup mata sebentar. “Masuk.”
Beberapa menit kemudian, Bara berdiri di ruang tamu, kaku, canggung, seolah tempat itu bukan lagi miliknya.
“Aku nggak lama,” katanya cepat. “Aku cuma mau lihat Arka.”
Arka mendongak, menatap Bara, lalu berdiri. “Ayah.”