Ketika Ibu Ingin Menikah Lagi
Abah mengucapkan salam yang dijawab Syarifah sambil menangkupkan tangannya di depan dada.
"Waalaikumsalam, Abah, Umi." Syarifah mencium tangan Ibu lalu mencium pipi kiri dan kanan. "Mari Bah, masuk. Mas Ibram ada di dalam."
Kami memasuki teras dan menuju ruang tamu yang ditata sangat indah. Aku langsung tahu, selain cantik Kak Syarifah ini mempunyai selera yang bagus dalam mendekorasi ruangan. Kursi sofa cokelat muda dengan bantal kursi berjajar rapi di sudut ruang tamu. Di bawahnya, terhampar karpet bulu yang nyaman dengan warna cokelat tua bermotif bunga. Hiasan kaligrafi ditata sedemikian rupa di dinding, sehingga menimbulkan kesan menenangkan. Beberapa tanaman hidup berada di rak putih j