Setelah Bapak Tiada
Apa jangan-jangan dia paham bahasa Indonesia kali, ya?
"Sorry, can you speak Indonesian?" tanyaku hati-hati.
"Bisa, sedikit-sedikit." Benjiro-san menjawab ramah.
"Yungalah, kok ora ngomong, tah?" protes Fadil dengan logat Jawanya yang kental. Dia sampai menggebrak sandaran kursi bus di depannya.
[Kok tidak bilang?]
Sementara kami tertawa, bus sudah berbelok ke halaman sebuah gedung besar. Bendera merah putih berkibar gagah di tiang-tiang tinggi di halaman gedung. Orang-orang berjas rapi berbaris menunggu kami.
Bab Populer