PERFECT HUSBAND
Bisa aku lihat mama Ina tampak sibuk mengurus sesuatu dengan pembantunya di ruang makan.
‘Selamat siang.” Sambut mama Ina mendekat pada kami.
“Maaf, persiapannya mendesak kami hanya bisa menyambut sekedarnya, silahkan duduk dulu. Kami masih siapkan hidangan.’’ Ujar mama Ina, mamaku tersenyum padanya, dia memang sedikit mengerti bahasa Indonesia tapi tidak bisa mengucapkannya.
‘Saya senang sekali, aku harap kamu jangan sibuk, kami hanya butuh istirahat.’’ Ujarnya dengan bahasa inggris, mama Ina tampak nyengir dan melirik kami berdua.
Bab Populer