Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Nathan pulang dalam keadaan lelah, debu masih menempel di tubuhnya dan di tangannya tergenggam seikat bunga segar. Dia berjalan ke arahku, wajahnya sama sekali tidak menunjukkan rasa bersalah atau penyesalan. "Rebecca, aku bawakan bunga mawar kesukaanmu." Mawar merah yang melambang cinta yang tulus dan membara, kini berada di tangan Nathan. Namun, di mataku, itu tidak lebih dari sebuah lelucon.
22.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 862 kali sebagai bahasa korea bunga
Baca
+Pustaka
Dear, Pak Dokter

Dear, Pak Dokter

Reanna mengalihkan perhatiannya pada Kia. "Mau bunga." Gadis kecil itu kembali menunjuk sesuatu—yang adalah bunga. Ada banyak bunga yang terpajang di sana, diletakkan dalam beberapa keranjang sesuai jenisnya. "Yang mana, Kia sayang?" Reanna kembali bertanya dengan lembut. "Meyah." "Baiklah. Ini untukmu. Bunga yang cantik, untuk Kia yang cantik." Reanna mengambil sekuntum bunga mawar, dan seketika langsung Kia terima dengan riang.
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 453 kali sebagai bahasa korea bunga
Baca
+Pustaka
Mengejar Restu Tuhanmu

Mengejar Restu Tuhanmu

Tanya Kyoyo sambil memetik bunga itu dan meletakkan nya di selipan hijab Zeyna. Zeyna menggelengkan kepala sebagai jawaban. Kyoyo tersenyum, "bunga ini memiliki arti prosperity atau kesejahteraan, maka dari itu setiap orang yang datang ke sini berharap hidup mereka sejahtera. Jadi bibi berharap, kamu bisa tumbuh sejahtera seperti bunga ini." ucap Kyoyo dengan mengusap lembut pipi Zeyna. Tanpa sadar Kyoyo menitikkan air mata saat mengatakan hal itu.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai bahasa korea bunga
Baca
+Pustaka
Bunga Takdir

Bunga Takdir

"Ini anak saya, bu." Yara menengok ke belakang begitu mendengar suara mama. Matanya tertuju pada wanita paruh baya yang sudah berdiri beberapa centi. Mama mengedipkan sebelah matanya, memberikan kode. Yara yang awalnya mengernyit bingung, segera memberi salam pada bu guru yang tidak diketahui namanya. "Cantik anaknya, ya, sama seperti mamanya." Mama tertawa pelan, "bu Wiwi bisa saja. Ya sudah, saya pamit undur diri, Bu. Mari."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai bahasa korea bunga
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Sang Kaisar Wanita

Bangkitnya Sang Kaisar Wanita

Toko bunga ini, kecil dan remang-remang di sudut jalan yang ramai namun tidak mencolok, adalah istananya yang sebenarnya. ​Nama yang dipilihnya untuk toko ini, "Hana", yang berarti bunga dalam bahasa asalnya, adalah simbol sempurna dari hidup barunya. Bunga adalah keindahan tanpa pretensi. Bunga adalah kehangatan yang dibagi tanpa syarat. Di sini, di balik karangan mawar dan baby’s breath, ia merasa dekat dengan rakyat kecil—orang-orang yang datang bukan untuk memohon bantuan politik, tetapi untuk merayakan cinta, berduka, atau hanya untuk mencerahkan hari mereka dengan sepercik warna.
753 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai bahasa korea bunga
Baca
+Pustaka
Putra Putri Bunga

Putra Putri Bunga

Melihat bunga-bunga itu, ibu Arga berkata, “bunga-bunga ini cantik sekali, apa untuk seseorang?” Dio yang isakannya perlahan mereda, mengangguk. “Ini untuk ibu,” ucapnya sedikit serak. Ibu Arga lalu tersenyum. Ketika Dio bilang akan memberikan bunga itu pada ibunya, keluarga Arga mengikutinya. Mereka berniat mengantar Dio pada ibunya, tapi mereka terkejut ketika Dio berjalan ke sebuah makam dan menaburkan bunga-bunga itu di sana.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai bahasa korea bunga
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

“Apa lagi yang lo lakuin?” Ren menunjuk bunganya. “Lo liat ini? Ini bukan jurus naga. Ini kayak... simbol kematian atau... atau harapan absurd?” Liora ikut menatap bunga itu dan mengangguk pelan. “Itu bukan bunga biasa. Itu... Bunga Malam dari Utara. Simbol peringatan dari Benteng Es. Mereka tahu kita telah bangkit.” Ren melongo. “Maksud lo… ini bunga warning?!”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai bahasa korea bunga
Baca
+Pustaka
LOVE: Nirvana & Hell

LOVE: Nirvana & Hell

Tentunya dibantu oleh para pelayan yang berasal dari klan Pohon dan akar-akaran. Tampak di salah satu sudut meja tersusun kue bunga asoka dalam sebuah wadah. Bunga asoka adalah jenis bunga yang unik. Bunga ini mengeluarkan aroma wangi di malam hari, terutama pada bulan April hingga Mei. Bagian nektarnya yang manis sangat disukai oleh anak-anak. Mereka akan memetik kelopak bunga, kemudian akan ditekan-tekan hingga keluar cairan bening, kemudian mereka menghisap cairan manis mirip madu yang keluar dari bunga soka. Cairan manis tersebut bukan air biasa, tetapi cairan bunga yang bercampur dengan nektar dan menghasilkan rasa manis seperti madu. Rasa manis itulah yang menjadi campuran rasa kue bun
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai bahasa korea bunga
Baca
+Pustaka
FATED

FATED

“Jika saja kau berada di sampingku, aku ingin mendengarkan lagu ini berdua denganmu. Aku tidak mengenal siapa penyanyi dari lagu ini. Tapi, ia juga menyukai bunga sama sepertimu. Bukankah ini sangat lucu? Ah! Aku membawa bunga kesukaanmu.” Wanita itu meletakkan bunga yang sedari tadi ia bawa di sebelah nisan yang bertuliskan nama ‘Yoon Jae’ itu. Bunga itu terlihat sangat cantik, seolah-olah memang di sinilah tempat ia berasal. Ia tersenyum dan bangkit berdiri.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai bahasa korea bunga
Baca
+Pustaka
Wanita Penjual Bunga

Wanita Penjual Bunga

Baiklah, Metha harus menegaskan lagi bahwa ia sudah terbiasa diperlakukan seperti ini oleh orang lain. Kini Metha sedang membantu pekerjaan yang lain, yaitu merapihkan bunga-bunga yang tampak acak-acakan, memilah bunga yang sudah mulai layu dan memasukkannya pada keranjang untuk di rawat kembali sebelum benar-benar layu dan tidak layak untuk di jual. "Metha, tolong antarkan bunga ini pada Tuan Robert!" Metha menghentikan kegiatan merapikan bunganya. Ia menoleh ke kiri, mendapati Luxe—pemilik toko ini—yang sedang membawa bucket bunga mawar merah berukuran besar.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai bahasa korea bunga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status