Terpaksa Menikahi Musuhku
“Gimana, Babe?”
“Raras.” Bibir Julie mengulang lagi nama panggilan itu. “Aku suka, cantik.”
“Kayak mamanya.”
“Gombal.”
“Aku serius padahal,” tukas Ipang lagi. “Kamu cantik, Julie Reena Rayadinata. Wajah kamu, tubuh kamu, kepintaran kamu, cara ngomong kamu, hati kamu… semuanya cantik.”
Julie kembali menoleh dan meraih dagu Ipang. “Makasih, Mas,” bisik Julie dengan sungguh-sungguh. “Kamu selalu bisa bikin aku bahagia bahkan cuma dengan kata-kata aja.”