Bimbingan Terlarang Dosen Gay
Ia menandatangani tanda terima dengan tangan gemetar dan mengambil kotak kardus besar itu.
Di ruang makan, ia membukanya di bawah tatapan Adrian. Isinya adalah apa yang Adrian janjikan berupa beberapa set kaus putih dan hitam, celana legging, beberapa pasang pakaian dalam baru, dan perlengkapan mandi. Semuanya berkualitas baik, tetapi tanpa warna, tanpa gaya, tanpa kepribadian. Ini adalah seragam barunya.
"Pergi ganti pakaianmu," kata Adrian. "Pakaian itu lebih efisien untuk belajar."