Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Hutan ini bebas dari bangkai. Ruangan di dalam kuil tidak mencerminkan rumah duka. Interior tampak sangat mewah. Ada ranjang berlapis emas dengan kasur empuk. Di lemari kaca berjejer minuman beralkohol. Ben Ren mengambil botol minuman bertutup gabus, lalu memeriksanya, "Anggur Prancis 1804. Pasti nikmat sekali." Ben Ren membuka tutup gabus, lalu meneguknya.
9.946.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai banci kaleng
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Bimbingan Panas Sahabatku

Bimbingan Panas Sahabatku

Kemudian membuka ranselnya dan mengeluarkan sesuatu dari dalam. Fero menggeser sebuah kaleng bundar kecil berwarna merah muda ke hadapan Bita. Ukurannya tidak lebih besar dari telapak tangan orang dewasa. Hiasan pita di tutupnya mempermanis tampilannya. Mata Bita membulat antusias. "Apa ini?"
1019.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai banci kaleng
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Empat Pria Tampan

Menjadi Tawanan Empat Pria Tampan

Termasuk bahan makanan. Leon mengambil salah satu makanan kaleng, memeriksa tanggal kadaluwarsanya. “Kadaluwarsanya masih setahun lagi. Artinya, ini barang-barang baru. Sepertinya stok di gudang penyimpanan baru dikeluarkan.”
10615 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai banci kaleng
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Di Tanah Jajahan

Kesempatan Kedua Di Tanah Jajahan

Napasnya memburu saat matanya meneliti isi di dalam kotak besi tersebut. ​Bukannya tumpukan lembaran saham pabrik gula, surat utang negara, atau perhiasan berlian milik keluarga Van Deventer yang berharga ribuan gulden, ruang terdalam brankas itu justru hampir kosong hanya ada beberapa bendel surat kontrak resmi dan di bagian sudut paling belakang tersembunyi sebuah kaleng logam tua berbentuk persegi yang dililit oleh segel lilin merah berkarat. ​Willem mengernyitkan dahi dan meraih kaleng logam seukuran buku saku tersebut. Beratnya terasa ringan, namun permukaannya dipenuhi parut goresan tua.
596 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai banci kaleng
Baca
+Pustaka
Ditandai oleh Bajingan yang Membuliku

Ditandai oleh Bajingan yang Membuliku

jawabnya pelan, dan itu merupakan jawaban yang paling aman. Untungnya Gina memilih untuk tidak memperpanjang percakapan yang jelas tidak akan mengarah ke sesuatu yang baik. Lima menit kemudian, seorang beta muncul dari balik pagar, membawa sekantong minuman kaleng yang tampak baru dibeli. Ia membagikannya kepada yang lain, sementara sisanya dibiarkan dalam kantung plastik dan diletakkan di atas bangku kayu tua yang sudah lapuk.
892 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai banci kaleng
Baca
+Pustaka
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

tanya Kara dengan wajah terkejut. Bagas meletakkan kaleng bir di atas meja dapur, setelah berpikir sejenak akhirnya ia mengeluarkan testpack dari kantongnya lalu mengulurkannya pada Kara. Kara mengerutkan keningnya, "What is this?" tanya Kara sambil mengambil dus testpack dan mulai membacanya.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai banci kaleng
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

Yukiko mempersilahkan kelima murid Shitaro untuk masuk ke rumah minim pencahayaan ini. Ruang pertama yang dimasuki kelima pendekar pedang ini adalah sebuah ruangan yang penuh dengan tumpukan karung beras. Tiap karung beras tersebut tertulis kata 'Banzai'. Entah sudah berapa kali Hide membaca kata itu. Rupanya, itu adalah nama toko beras dan binatu milik Yukiko. "Silahkan duduk," Yukiko menunjuk ubin, kode agar para tamunya duduk di bawah. Sepertinya bukan pilihan yang baik karena ubin semen itu tampak kotor.
107.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai banci kaleng
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

Atau, memilih berkorban atau mengorbankan. Mirip seperti bunga sakura. Sebuah pohon yang hanya bisa tumbuh di satu daerah saja di Indonesia. Bunga yang berwarna merah muda dengan corak putih di tengahnya, belum lagi daun yang hijau membuat suasana hati terasa tenang. Terlihat gadis cantik yang sedang duduk bersandar di bawah pohon itu dengan pena dan buku di tangannya sedang menulis sesuatu. “Riska! Apa kamu baik-baik saja.”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai banci kaleng
Baca
+Pustaka
Sorry, this is my heart (bahasa Indonesia)

Sorry, this is my heart (bahasa Indonesia)

“Tigang bungkus nggih buk, sebungkuse isi pinten? (3bungkus ya buk, sebungkus isi berapa?) “ jawab Dicky. “Ngagem besek niki biasane isi selangkung, regi kalihdoso. Kula nyade mateng setunggal sewu. (pakai besek ini biasanya isi 25, harga duapuluh ribu. Saya jual mateng satunya seribu) “ “Sampun kaliyan sambel kacange? (sudah dengan sambal kacangnya?) “ “Sampun. (sudah) “ “Menawi makaten, nyuwun tigang bungkus. Dadoske kalih plastik nggih, setunggal plastiki piyambak. (kalau begitu minta 3 bungkus, jadikan 2 plastik ya, yang satu diplastiki sendiri) “
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai banci kaleng
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Menunggu siempunya rumah selesai melayani para pembeli. Selang beberapa saat Niken memberi laki-laki itu beberapa lembar uang. Setelah laki-laki itu menerima uang dan mencatatnya dalam buku. Lalu pamit pergi. "Bangke... Hati-hati jangan berurusan dengab Bangke!" celetuk Ratna. Alika dan Nur saling berpandangan. "Bangke? Apa itu?" tanya Nur. "Bangke itu Bank Keliling. Bunganya gede. Ngeri banget. Apalagi kalau sampai nunggak ga bayar, bakal digebukin sama depcolektor."
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai banci kaleng
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status