Jagoan Kampung Merantau Ke Kota
“Kalau begini ceritanya, maka semua kata-katamu dulu itu hanya sambal. Kamu tahu sambal, kan? Kalau sudah hilang pedasnya, ya makan lagi. kalau sudah hilang kapoknya, ya bikin masalah lagi. Begitu?”
Barok menoleh ke kanan, lalu menoleh ke kiri. Ia seperti mencari kata-katanya yang tadi hilang. Bibirnya bergerak-gerak, mau mengatakan sesuatu, tapi kemudian ia hanya berbagi pandangan serba salah dengan para rekannya itu.
“Kamu mau bilang sesuatu, Barok”
“Eee.., anu, Mas, saya cuma, saya cuma…, menjalankan perintah.”
Capítulos Populares