Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perawan Untuk Om Duda

Perawan Untuk Om Duda

tanyanya, memastikan sekali lagi. “Emangnya Om tahu pembalut yang kucari kaya gimana?” Muka Panji sukses dibuat cengo. “Lho, bukannya pembalut, ‘ya, pembalut aja?” timpalnya. Sungguh, dunia wanita sangat rumit menurutnya. Penjelasan Selma sampai ia rekam menggunakan ponsel karena otak bisnisnya itu tidak menaut sama sekali dengan jenis-jenis pembalut. Selama ini Panji hanya melihat sekilas bungkus luar tanpa tahu isi sejatinya dari barang tersebut. Bentuknya seperti apa, cara membeli dan menggunakan, bahkan ia saja tidak tahu jika barang seperti itu memiliki sayap. Yang ia tanyakan adalah, apakah ada fungsi terbang? Dari awal sampai akhir, Panji hanya nyengir aneh.
1017.4K viewsOngoingAdded to Library 643 Times as bantal selimut
Show Reviews (24)
Read
+Library
Daisyster
Apa kabar readers ter-luvv? Ada pengumuman official, nih. Mulai bulan September ini, Author akan usahakan rutin up setiap jam 12.00 WIB, 'ya. Maafkan kengaretan saya sebelumnya. Terima kasih juga sudah membaca karya ini. Big hug from August, hope this September could be better ...
NaJa
Perawan spt Selma digabung sma duda modelan Panji? Wah, apa kta dunia? Itu kok bisa salah bawa calon mempelai? Panji sih ngeyel. Cba aja dia mau tengok itu foto calonnya kaya apa, pasti telinganya selamat dari rujukan dokter THT. Hahaha, Selma, Selma.
Read All Reviews
Kembalinya Pangeran Yang Hilang

Kembalinya Pangeran Yang Hilang

ucap Dalfon sambil mengalihkan pandangannya ke arah Jingga. "Kalau mau pinjam, pakai aja selimut Jingga yang itu," ucap Jingga sambil menunjuk selimut berwarna merah muda yang terlipat rapi di samping bantal. "Jangan bodoh. Kalau Kakak pinjam itu, kamu nanti tidurnya pakai apa? Sudah, lanjutin aja belajar kamu. Kakak sama yang lainnya mau kemah di halaman depan, kalau ada apa-apa panggilan aja Kakak dari balkon."
1031.3K viewsCompletedAdded to Library 937 Times as bantal selimut
Read
+Library
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

Kemudian aku kembali dengan membawa bantal dan selimut, biarpun ini cuman mimpi tidak mengurangi kebaikan hatiku yang memang sudah dari sononya. “Ini bantal dan selimut, di jaman Majapahit mungkin berbeda … anyway, selamat tidur” kataku sembari memberikan bantal dan selimut yang diterima dengan terbengong oleh Mr. Airlangga, oh eh Pangeran … aaaarrrggghh … aku mau tidur saja.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as bantal selimut
Read
+Library
Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

Lagi pula siapa juga yang mau tidur dengannya, keGRan banget nih orang. “Ya, Mas. Alhamdulilah,” ucapku penuh syukur. “Aku pinjam bantal dan selimutnya, Mas” ucapku sambil mengambil bantal dan mencari selimut yang tidak terpakai. Mas Adam terdiam, aku tidak tahu apa yang sedang dipikirkannya. Apa mungkin, selimutnya hanya ada satu? Ah, jangan-jangan memang benar ada satu.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as bantal selimut
Read
+Library
TERLAHIR KEMBALI (Aku Bersumpah Akan Mengejarmu)

TERLAHIR KEMBALI (Aku Bersumpah Akan Mengejarmu)

“Ah? Selimut?” Evelyn terdiam sejenak lalu menjawab, “Kujemur hari ini dan belum kuambil lagi. Mau kuambil?” Lelaki itu mengangguk pelan. “Hm.” Evelyn tidak mengerti kenapa Saga tiba-tiba menanyakan selimut. Masih bingung, dia berlari ke balkon untuk mengambilnya. Dia merapikan tempat tidur, menepuk bantal, menekan dan meniupnya.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 214 Times as bantal selimut
Read
+Library
TERPAKSA MENIKAHI JURAGAN TUA

TERPAKSA MENIKAHI JURAGAN TUA

Dia menunjuk karpet sehelai yang tergelar dengan satu buah bantal rumah sakit di sana bekas semalam Suryadi menungguinya. Celia gegas mengambil bantal itu dan menyodorkan pada Abimanyu. Lelaki itu mematung dan menatap bantal yang ada di pangkuannya. “Kenapa lo masih diem saja? Itu bantalnya sudah gue ambilin?” Celia menatap heran, aura juteknya seperti biasa terpancar. “Kalau gak dibantu, gak bisa pakai. Sudah, lupakan saja, biar saya nunggu Pak Suryadi datang.”
1074.1K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as bantal selimut
Read
+Library
ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

Belum sempat ujung jarinya menyentuh, Alex tiba-tiba terkekeh pelan. Isabella sontak menyambar bantal di sampingnya lalu memeluknya erat, berpura-pura sedang sangat tertarik mengamati motif sulaman di sana. “Hmm... bantal ini sangat bagus.” Padahal yang benar-benar menarik perhatiannya sama sekali bukan bantal. Alex mendekat. Dalam satu hentakan kecil, ia menyingkirkan bantal yang dipeluk oleh Isabella dan mengukung tubuhnya hingga posisinya berada di bawahnya.
1027.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as bantal selimut
Read
+Library
Pembuktian Pria yang Terbuang

Pembuktian Pria yang Terbuang

Jika melempar koper berisikan emas maka akan menimbulkan suara begitu keras dan tidak menutup kemungkinan koper akan pecah dan perhiasan akan berhamburan. Kembali Barnard melirik ke dalam kamar, terlihat seprai begitu lebar di ranjang dan selimut putih yang indah milik Nang Bey dan juga sabuk bela diri tergantung rapi di sudut ranjang di tempat khusus. Ide brilian seketika muncul di kepala Barnard, ia segera mendekat ke arah ranjang lalu menyambungkan seprai dan selimut juga sabuk, hingga membentuk tali.
9.84.6K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as bantal selimut
Read
+Library
Pembantu Rahasia Sang Rektor

Pembantu Rahasia Sang Rektor

Nia menepis tangan Bara yang mampir di bahunya. Tampak senyum kelicikan dari wajah tampan Bara. “Hati-hati lho ya, kamu nanti minta nambah setelah tahu sentuhanku yang membuatmu melayang,” bisik Bara di telinga Nia. Nia beranjak berdiri, mengabaikan ucapan Bara. Gadis itu menuju ranjang, mengambil bantal dan selimut. Hendak berbalik menuju sofa di kamar itu namun Bara menarik tangannya.Bantal dan selimut itu terlepas dari tangannya dan jatuh ke bawah.
1022.0K viewsCompletedAdded to Library 725 Times as bantal selimut
Read
+Library
Lelaki Penyembuh Luka

Lelaki Penyembuh Luka

seketika bantal itu melayang seiring gerakan tangan Elijah yang mengayun ke arahnya. BUG!!! Bantal itu mengenai Emilio seketika, kepalanya terasa pening matanya gelap karena terhalang bantal. Emilio menyingkirkan bantal, ia langsung bangkit tapi tubuhnya terhuyung dan kembali terjatuh. “Tuan!” teriak Joseph. Sembari membantunya bangkit.
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 480 Times as bantal selimut
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status