Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Sang Peri

Pesona Sang Peri

Kemudian, dari tangan itu keluarlah cakar yang mengeras. Margaret tengah berkunjung ke negeri Malakora waktu itu, sebelum tembok perbatasan berdiri. Ia senang sekali melihat peri itu berhasil membangun kerajaannya sendiri. Ia iri. “Bagaimana bisa?” tanyanya heran. “Aku mencurinya.” “Tapi—“ “Aku juga baru tahu rahasia ini. Seorang peri bisa mencuri kekuatan peri lain asal tahu simbolnya.”
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai barbie peri
Baca
+Pustaka
Lelaki Berengsek Yang Ternyata Ku Cinta

Lelaki Berengsek Yang Ternyata Ku Cinta

“Lah, papa mau tetap di situ liatin Mel ganti baju? Umur Mel udah 20 tahun, pa, malu dong di liatin papa meskipun aslinya aku jago malu-maluin.” Fendy terpaksa mengulum senyum mendengar seloroh putrinya, kemudian keluar dan menutup pintu kamar Melody. Waktu sepuluh menit yang di berikan benar di hitung dengan seksama. Lima menit kemudian Fendy sudah mengetuk pintu, beberapa saat di ketuk tapi tak ada sahutan. Takut anaknya kabur lewat lubang angin-angin, pintu segera dia buka paksa tanpa permisi. Kepala lelaki itu segera mundur dengan mimik terkejut. Sesosok barbie dewasa dengan wajah cantiknya tengah berdiri tegak tepat di depannya. Barbie berbaju dress warna coklat muda model sederhana kek
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 733 kali sebagai barbie peri
Baca
+Pustaka
Kami Tanpa Kamu

Kami Tanpa Kamu

Bajunya warna pink dan berambut pirang, sangat cantik. Cheril hanya menggerakkan kaki sembari meremas jarinya, terlihat ingin juga diberikan boneka dengan memandang ibu mertua yang berada di samping Zila. Perhatian kecil dari ibu mertua pasti akan membuat bocah itu senang. "Bagus, 'kan?" tanya Zila sembari memperlihatkan rambut Barbie yang dia sisir. Cheril mengangguk, ingin memegangnya juga. Tangannya mencoba terulur. Mungkin ingin sekedar menyentuh boneka cantik di hadapannya.
10117.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai barbie peri
Baca
+Pustaka
Mr. Perfect

Mr. Perfect

Sudah aku bilang kan, dia itu seperti singa! “Baiklah. Sampai ketemu nanti Drew sayang.” Alexa meninggalkan suara kecupan sebelum sambungan terputus. Ewh! Menjijikkan. *** Aku membelikan Carie hadiah boneka barbie. Kata penjaga toko, barbie ini edisi terbaru dan rambutnya bisa berubah warna saat dicelupkan ke dalam air dingin. Positif thinking saja, mungkin Barbienya alergi air hangat.
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai barbie peri
Baca
+Pustaka
Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Setelah selesai, ia menunaikan janji pada buah hati untuk menemani bocah itu bermain. Dalam permainan Barbie yang diatur oleh Syaina. Langit mendapat peran sebagai ibu tiri yang terkena azab. Syaina menjadi putri yang disakiti oleh ibu tiri tapi dilindungi oleh seorang peri cantik. Yaitu Barbie yang dimainkan oleh Hana.
9.9136.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai barbie peri
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang, Anak Tersembunyi

Cinta Terlarang, Anak Tersembunyi

Akhir pekan datang lebih cepat dari yang Celline bayangkan. Sejak pagi, Sera sudah berkeliling mansion membawa tas kecilnya, memastikan semua perlengkapan Barbie-nya ikut serta. Hari ini adalah hari besar baginya—hari mencari Barbie berambut pelangi yang menurut Luna adalah edisi terbatas dan hanya muncul sesekali di toko mainan tertentu. Jayden hanya menatap putrinya sambil tertawa kecil. “Sera, kamu yakin tidak ada yang ketinggalan lagi?” tanyanya sambil memakaikan jaket pada sang putri.
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 667 kali sebagai barbie peri
Baca
+Pustaka
Suami Miskinku Ternyata Tuan Muda

Suami Miskinku Ternyata Tuan Muda

Rendu meminta "Mas, itu cuma boneka, ada sesutau yang lebih penting sekarang." "Sesuatu? apakah boneka itu bukan sesuatu yang penting?" "Jangan bercanda mas!" Beni terlihat kembali menyepelekan kakaknya, dia sudah bersiap bicara saat ternyata Rendi menatapnya semakin tajam. "Betulkan dulu boneka itu!" Ucap Rendi tak bisa lagi di tawar. Beni berdiri dengan enggan danmengambil boneka barbie dengan gaun pengantin di lantai, dia lantas memasukkan dengan kesal tangan plastik itu ke tempatnya
7.3129.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai barbie peri
Baca
+Pustaka
Suamiku, Pria Bayaran

Suamiku, Pria Bayaran

ujarnya. Barbie merebahkan tubuhnya di atas pembaringan. Sebenarnya ia cukup lelah, mengingat kakinya belum begitu pulih. Akan tetapi ia telah menyiapkan sepasang sepatu yang bisa menopang kakinya yang masih lemah sehingga ia tidak perlu memakai tongkat penyangga. Setelah beristirahat cukup, Barbara merias wajahnya dengan sangat mencolok. Gadis itu juga mengenakan dress seksi dengan potongan dada yang sangat rendah. Membuat Ovan terkesiap dengan penampilan Barbara malam ini.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai barbie peri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status