Uangku Bukan Uangmu, Mas!
Suaraku kusengaja agak keras sefikit, supaya suaraku terdengar sama dua orang yang sedang memperhatikanku.
"Oh ada beberapa, Mbak."
Dia mulai menjelaskan secara detail dan ramah padaku. Dari kapasitas RAM, SSD, berat hingga seputar windows, dimensi hingga harga.
"Oh iya, Ce, aku maunya yang awet dan bagus buat kerja. Soal harga tadi nggak terlalu bermasalah, asal kwalitasnya, Mbak," ujarku kembali agak keras.
Hot Chapters