Pertengkaran Hati
Ah, selalu saja Pak bosku ini memiliki cara membuat aku tersenyum.
"Di luar sangat dingin, nanti kamu bisa masuk angin, Buk."
Pak Hari menggenggam erat tanganku, Entahla aku sama sekali tak berniat menepisnya kali ini, yang kurasakan hanya detak jantungku berdegup lebih cepat.
"Buk, jika kamu disuruh memilih antara kebahagiaanmu dan kebahagiaan orang yang kamu sayang, maka apa yang akan kamu pilih?"
Hot Chapters